Longsor Tebing Sungai Mulai Ancam Jembatan

BANTUL (KRjogja.com) – Warga Dusun Gading Daton Desa Donotirto Kretek Bantul minta agar pemerintah segera mengambil tindakan agar tebing longsor Sungai Winongo segera diperbaiki. Jika terus dibiarkan dikhawatirkan bakal melongsorkan jalan kampung Gading Daton. Efek lebih lebih  mengerikan lagi,  longsoran tebing makin panjang dan mengancam jembatan disisi utara.

Kepala Dusun Gading Daton Donotirto Kecamatan Kretek Bantul, Sriyanto Minggu (13/11/2016) petang mengungkapkan, bahwa titik tebing yang longsor terus bergerak keutara.  Setiap terjadi banjir, tebing sungai disisi barat langsung longsor. Kondisi tersebut makin diperparah setelah bendung disisi selatan ambrol. Sehingga aliran sungai makin deras, otomatis air menggerus  dinding sungai. “Ambrolnya tebing sungai ini kan terjadi karena bendung ambrol, sehingga aliran air sangat deras,” ujarnya.

Sriyanto berharap agar segera saja ambil langkah-langkah antisipasi agar longsor tidak makin mendekati jembatan. Desakan Sriyanto lantaran jalan diwilayahnya sekarang ini benar-benar terancam. Padahal ruas jalan tersebut punya arti penting bagi perekonomian bagi warganya.

Bupati Bantul Drs H Suharsono mendesak agar Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) segera mengambil tindakan agar tebing longsor tidak meluas sampai jembatan. “Sudah saya sampaikan,  Dinas Sumber Daya Air untuk koordinasi dengan pemerintah DIY, sehingga peristiwa bisa segera dicarikan solusi,” ujar  Suharsono. Menurutnya, longsornya tebing sungai akibat bendung disisi selatan ambrol. (Roy)

BERITA REKOMENDASI