LP3M UMY Memberikan Keterampilan Dasar Membatik Tulis Warga Brajan

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Dalam usaha menyongsong tatanan kehidupan baru pasca Covid-19 di sektor ekonomi, Lembaga Penelitian Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UMY melakukan pemberdayaan di Dusun Brajan Tamantirto Bantul. Program besarnya adalah inisiasi kampung wisata Brajan dengan penguatan pada budaya kesenian, batik traditional dan industri konveksi serta kuliner khas.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama tiga kali pertemuan yakni pada tanggal 7, 15 dan 21 Februari 2021 dengan dihadiri 11 orang. Peserta terbatas dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Masyarakat sangat antusias dan bersemangat sekali meneruskan usaha membatik dengan ditandai pembentukan kelompok Sanggar Batik Brajan,” kata perwakilan LP3M UMY, Dr Aris Slamet Widodo kepada KRJOGJA.com, Sabtu (27/02/2021).

Kegiatan dihadiri juga Kepala Dukuh, Wiji dan Ketua RT 07, Margiyanto serta beberapa tokoh pembatik dusun Brajan. Trainer dalam pelatihan ini adalah Giyanti dengan materi batik tulis tradisional dan Muhammad Fuad dengan materi batik lukis.

Aris Slamet Widodo mengatakan peserta kegiatan menyepakati beberapa yakni pembentukan Sanggar Batik Brajan, perlunya inisiasi Kampung Wisata Brajan, menyepakati motif batik Brajan Tamantirto. Diakhir pelatihan, peserta mendapatkan hibah 1 set alat membatik yakni kompor, wajan, canting, planggrangan dan sertifikat serta kain sepanjang 2 meter. (Van)

BERITA REKOMENDASI