Majelis Dzikir Tombo Ati Sembelih Sapi Seberat 1 Ton

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Memperingati Idul Adha 1441 H, Majelis Dzikir Tombo Ati menyembelih hewan kurban yang jumlahnya semakin meningkat setiap tahunnya. Untuk perayaan kurban kali ini, disembelih 1 ekor Sapi dan 5 ekor Kambing di Sekretariat Majelis Dzikir Tombo Ati Jalan Soragan Ngestiharjo Kasihan Bantul, Sabtu (01/08/2020).

“Sapi yang beratnya hampir mencapai 1 ton ini, akan dibagikan kepada warga Soragan dan 300-an anggota Tombo Ati,” kata Ketua Majelis Dzikir Tombi Ati, Ustadz Solahudin Hidayat SPd MM.

Turut hadir istri Wakil Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih sekaligus Ketua Komunitas Peduli Lingkungan Harmoni Projotamansari Hj Emi Masruroh SPd. Dalam kesempatan ini, Emi menyumbangkan 300 masker untuk jamaah Majelis Dzikir Tombo Ati, dan warga Soragan.

“Instruksi Gubernur DIY, Tanggap Darurat diperpanjang sampai dengan 31 Agustus 2020. Dengan bantuan masker ini, program kegiatan di Tombo Ati diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, demi keselamatan dan kesehatan kita bersama,” ujar Emi Masruroh, didampingi Pembina Majelis Dzikir Tombo Ati Hj Ari Dwi Lestari.

Secara khusus Emi Masruroh mengapresiasi penggunaan daun dan besek untuk membungkus daging kurban. Kualitas dan kesehatan daging menjadi lebih aman karena besek terbuat dari bambu. Dibandingkan dengan plastik yang berbahaya karena mengandung senyawa kimia dan bahan daur ulang lainnya.

“Saya mengharapkan seluruh penyelenggara kurban mengikuti penggunaan besek dan daun di Majelis Dzikir Tombo Ati ini. Selain itu masyarakat juga dimohon turut andil dalam mengurangi penumpukan sampah plastik yang sulit diurai oleh alam. Ini adalah langkah kecil untuk menyelamatkan bumi dan kehidupan selanjutnya,” ungkap ibu dari Alwa Sofa dan Naila Marwa ini.

Hj Ari Dwi Lestari yang juga Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Ngestiharjo dan Komisaris PT Bina Insan Lestari (BIL) ini memang memiliki agenda rutin mengadakan bakti sosial (baksos) dengan berbagi dengan duafa dan anak yatim piatu, dan warga kurang mampu lainnya. (*)

BERITA REKOMENDASI