Majukan Bantul, Padat Karya Dorong Masyarakat Produktif

BANTUL, KRJOGJA.com – Program padat karya infrastruktur punya arti sangat penting untuk menumbuhkan tingkat produktivitas warga. Warga bisa lebih  terberdaya dengan program itu yang ujungnya mampu meningkatkan kesejahteraan. Selain itu padat karya mampu menunjang aktivitas warga disemua aspek. 

“Program padat karya sangat efektif untuk memberdayakan masyarakat dipedesaan. Padat karya ini merupakan kegiatan dari, dan oleh rakyat,” ujar Ketua DPRD DIY, Yoeke Indra Agung Laksana SE disela menghadiri sosialisasi program padat karya di Dusun Pelemantung Desa  Sidomulyo Bambanglipuro Bantul, Senin (18/2/2019). Dalam acara itu juga dihadiri Kepala Seksi Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul, Rumiyati SH Mhum, Lurah Desa Sidomulyo, Edy Murjito.

Yoeke mengatakan,  padat karya memang sarat dengan pemberdayaan, warga bisa ikut bekerja langsung. Sehingga harapannya mampu meningkatkan taraf  kesejahteraan masyarakat umum. "Tahun ini Kabupaten Bantul mendapat alokasi dari pemerintah DIY sebanyak 26 titik dengan dominasi pengecoran jalan. Tetapi secara keseluruhan di DIY ada 65 program," ujar Yoeke. 

Progam padat karya infrastruktur ini merupakan pengusulan dari rakyat yang dijalankan oleh masyarakat sendiri.  Kegiatan ini menjadi sangat penting karena mampu aktivitas masyarakat. Mulai dari kesehatan, pendidikan serta kegiatan warga lainnya. "Jika prasarana memadai tentu masyarakat bisa lebih produktif,” jelasnya.

Sedang Rumiyati SH Mhum dalam sosialisasi itu menyampaikan teknis kegiatan pada karya. Mulai sistem pengerjaan, distribusi materail hingga pengupahan. Harapannya kedepan program tersebut bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. (Roy)

BERITA REKOMENDASI