Maling Jebol Plafon Resahkan Imogiri

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRJogja.com) – Kawanan penjahat kembali menyatroni Rumah Toko (Ruko) di Jalan Imogiri Timur Cebolan Imogiri Bantul, Rabu (25/4). Kali ini sasaranya toko kelontong milik Sunu (66) warga Paseban Imogiri Bantul. Dalam aksinya itu pelaku membuka atap genteng sebelum merusak plafon sebelum masuk ke dalam toko. 

Akibat dari peritiwa itu korban rugi sekitar Rp 2 juta setelah uang dan rokok digasak pelaku. Hingga kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. 

Pembobolan ruko tersebut menambah deretan kasus serupa sebelumnya. Karena akhir bulan  lalu kawanan penjahat juga membobol konter handphone Godzilla 4 di Jalan Imogiri Timur Cebolan Desa Imogiri Kecamatan Imogiri Bantul dengan kerugian mencapai mencapai Rp 30 juta. Sementara Tim Inafis Sat Reskrim Polres Bantul dan Polsek Imogiri ke lokasi kejadian melakukan olah TKP.  

Sunu mengungkapkan, kasus pencurian di tokonya diketahui istrinya sekitar pukul 05.30. Pagi itu saksi terkejut melihat plafon tokonya berlubang. Setelah dilihat dengan seksama ternyata reng atas untuk meletakkan genteng juga patah.  “Istri saya terkejut melihat plafon terbuka menganga, ternyata gentengnya sudah dibuka dari atas,” ujar Sunu.  Setelah dicek ternyata sejumlah rokok dan uang hilang dari penyimpanan. 

Dalam kasus itu memang cukup mengherankan, karena saksi dan anaknya sama sekali tidak mendengar suara gaduh. Padahal korban dan keluarganya tidur  hanya dipisahkan dengan tembok dari ruangan ruko. “Istri saya tidur tepat ditimur lokasi pelaku itu turun dari atap, tetapi  memang tidak mendengar apa-apa,” ujarnya.

Tetapi istrinya, menurut Sunu sekitar pukul 02.00 mendengar genteng rumahnya seperti dilempar benda keras. Namun suara tersebut dikira orang ingin menyerang dengan guna –guna.  Sunu menjelaskan, sebelum kejadian istrinya seperti diserang rasa kantuk berlebihan. “Kalau orang dulu, rasanya seperti disirep, tetapi mungkin pelaku itu sudah tahu karena lokasi masuknya tepat di dalam toko,” ujarnya. 

Sementara Kapolsek Imogiri Kompol Anton Nugroho Wibowo SH, mengatakan kasus pembobolan toko tersebut masih terus dikembangkan. Pihaknya belum tahu secara pasti terkait dengan kasus pembobolan konter Godzilla akhir bulan lalu. “Meski motifnya hampir sama, tetapi kami belum tahu pasti apakah ada kaitannya atau enggak. Yang pasti kasus ini masih dalam penyelidikan kami,” ujarnya. (Roy)

 

BERITA REKOMENDASI