Masa Pandemi Tidak Bisa Membatasi Kreativitas Seni dan Media

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Membawa tema Kreativitas Seni dan Media Tanpa Batas di Tengah Pandemi Covid 19, Seminar Virtual yang digeber Fakultas Seni Media Rekam (FSMR), Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta 3 – 4 November 2021 mendapat perhatian masyarakat dengan keikutsertaan 230 peserta dari berbagai perguruan tinggi (akademisi) dan masyarakat.

“Ada sebanyak 25 artikel ilmiah dipresentasikan dalam.seminar ini. Rinciannya, 16 artikel berasal dari akademisi luar ISI Yogyakarta dan 9 artikel dari akademisi ISI Yogyakarta. Dari luar ISI Yogya seperti UGM, ITB UNJ, UNS Unsoed, ISI Surakarta, UTY Yogya, Kalimantan dan lainnya, sekitar,” jelas Maryani.

Dijelaskan seminar akademik menjadi sarana pertukaran wawasan dan ilmu pengetahuan baik di kalangan akademisi maupun masyarakat umum. “Menjadi wadah aspirasi dan ruang diskusi akademik yang luas dalam upaya pengembangan ilmu pengetahuan dan perluasan wawasan terkait bidang seni dan media,” jelas Ketua Panitia Zulisih Maryani MA di Gedung Dekanat FSMR ISI Yogya, Rabu (03/11/2021) .

Dikatakan seminar akademik merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh FSMR, ISI Yogyakarta. “Namun, selama masa pandemi Covid-19, seminar dilaksanakan secara daring atau virtual dengan memanfaatkan teknologi informasi,” jelasnya.

Sedang PD 1 FMSR Dr Edial Rusli SE MSn mewakili Dekan FSMR, ISI Yogyakarta, Dr Irwandi MSn menyebutkan seminar secara daring melalui zoom meeting dan disiarkan langsung kanal Youtube FSMR, ISI Yogyakarta. “Diharapkan seminar ini akan semakin memperluas khazanah keilmuan para akademisi,” ucapnya.

Seminar menghadirkan dua keynote speakers, Prof Dr Wening Udasmoro SS MHum DEA dari Fakultas Ilmu Budaya UGM dengan makalah Menegosiasi Ruang Virtual: Kreativitas Seni di Masa Pandemi dan Kurniawan Adi Saputro, SIP MA PhD dari Fakultas Seni Media Rekam, ISI Yogyakarta dengan makalah Suatu Strategi untuk Penelitian Fotografi.

“Seminar dibagi menjadi beberapa sesi secara pararel dengan pemakalah yang mempresentasikan berdasarkan tema tertentu yaitu Dialektika Seni dan Media; Seni dan Masyarakat; serta Seni, Komunikasi dan Media Pembelajaran. Enam makalah terbaik akan diterbitkan oleh jurnal-jurnal yang dinaungi FSMR, ISI Yogyakarta dan terindeks,” jelas Edial. (Vin)

ISI

BERITA REKOMENDASI