Masuk New Normal, Empat Ponpes Siap Kedatangan Santri

Ketua Tanfidziyah PCNU Bantul, Dr. H. Riyanto, M.Hum., menjelaskan, kebijakan Pemerintah membuka kembali aktifitas masyarakat, baik ekonomi, sosial, keagamaan, dan pendidikan, mengharuskan kesiapan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin. Penerapan new normal di bidang pendidikan memiliki kompleksitas persoalan tersendiri, terlebih di pondok pesantren yang memiliki ribuan santri dari berbagai daerah di nusantara.

“Kondisi ini yang mendorong Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bantul untuk meluncurkan program recovery pendidikan di era new normal. Semangat untuk tetap produktif tapi juga aman dari ancaman Covid-19 menjadi prosedur tetap pelaksanaan program ini. Lembaga pendidikan bisa kembali melaksanakan kegiatan belajar dan mengajarnya secara bertahap dengan tetap disiplin menerapkan protokol pencegahan covid-19,” ujar Dr. H. Riyanto, M.Hum, kepada KRJOGJA.com, Rabu (24/6/2020).

Riyanto menambahkan, program recovery pendidikan era new normal dimulai sejak Jumat (19/6/2020) dengan pemberian bantuan paket sembako bagi 2.556 tenaga pendidik di lembaga pendidikan NU dan warga masyarakat terdampak covid-19. Paket bantuan ini merupakan tahap ketiga dari seluruh rangkaian tahapan bantuan yang sudah dilakukan PCNU Bantul bekerjasama dengan PWNU DIY, UNU DIY, Baznas Bantul, dan seluruh donatur melalui Satgas NU Bantul Peduli Covid-19.

BERITA REKOMENDASI