Masuk Triwulan Pertama, Pandapatan PBB-P2 Bantul Meningkat

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRJogja.com) – Bupati Bantul Drs H Suharsono mengatakan, memasuki tri wulan pertama tahun 2018 pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Bantul mengalami kenaikan 150 % dibanding periode sama tahun sebelumnya. Tahun  2018 ini pokok ketetapan PBB P2 sebesar Rp 48.883.637.466, dan telah tercetak 625.777 lembar SPPT PBB P-2. 
Dibanding tahun 2017 terdapat kenaikan sebesar Rp 1.853.399.642 atau 4,65 %. Kenaikan pokok ketetapan PBB -P2 sebagian besar setelah adanya pemeliharaan basis data PBB -P2 yang dilakukan PBB P2 di Kabupaten Bantul. 

"Dari warga Dlingo saja bisa taat pajak masak kita yang diperkotaan tidak bisa, apalagi dilingkungan ASN mestinya bisa lebih taat ," ujar Bupati Bantul Drs H Suharsono disela   penyerahan simbolis Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan penyampaian penghargaan bagi wajib pajak panutan PBB -P2 di Pendapa Parasamnya Bantul, Kamis (22/3). 

Dalam acara itu bupati juga menyerahkan dua unit mobil pelayanan pajak daerah pemerintah Kabupaten Bantul. Melalui dua mobil tersebut diharapkan mampu mempercepat pelayanan kepada warga masyarakat dalam membayar pajak. "Jika nanti respons warga baik mobil pelayanan pajak daerah itu akan saya tambah, " ujarnya.

Sementara Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bantul Sri Edi Astuti Sri Edi Astuti Msi mengatakan, diluncurkannya dua mobil pelayanan pajak daerah itu sebagai upaya pemerintah Bantul dalam mengoptimalkan pendapat dari sektor pajak. Artinya dari pemerintah daerah bakal melakukan jemput bola di 17 kecamatan di Bantul secara bergiliran. 

Dengan terobosan Bupati Bantul tersebut diharapkan makin menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sri Edi mengatakan, jika selama ini warga membayar lewat Bank yang sudah ada kerjasama dengan pemerintah daerah atau minta bantuan dari pamong desa dalam hal ini dukuh. 

"Nantinya mobil pelayanan pajak daerah tersebut akan menyasar ke 17 kecamatan di Bantul dengan waktu yang sudah ditentukan," ujarnya. Sementara dari pemerintah Bantul juga gencar melakukan terobosan baru dalam pengelolaan PBB -P2 diantaranya sosialisasi PBB P2 di 17 kecamatan di Bantul. Termasuk adanya stimulus bagi warga masyarakat yang telah melakukan pembayaran PBB P2. (Roy)

BERITA REKOMENDASI