Mbah Joyo Santuni Warga Kurang Mampu

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRJogja.com) – Suasana haru mewarnai penyerahan santunan bagi anak yatim, dhuafa serta janda oleh Ketua Paguyuban Penghobi/Peternak Tinju Ayam Putra Mataram Yogyakarta    Sutrajaya alias Mbah Joyo di Tamanan Banguntapan Bantul, Minggu (25/3). Dalam program  tahunan itu juga diisi pengajian oleh Gus Jaroh.

Gus Jaroh dalam tausiyahnya mengatakan, Allah memberikan rezeki kepada umatnya sesuai dengan porsinya. Oleh karena itu manusia di dunia ini tidak boleh iri melihat rezeki atau harta orang lain. Menurut Gus Jaroh, soal rezeki itu manusia harus menyadari jika harta yang yang dimiliki didalamnya ada hak orang lain. Dengan demikian sudah semestinya harta yang kita miliki dibelanjakan di Jalan Allah. 

"Orang kaya harus dermawan dan orang miskin harus ikhlas jika ingin  masuk surga," ujar Gus Jaroh. 

Sementara Mbah Joyo mengatakan, jumlah yang disantuni mencapai 200 orang. “Kami  memberikan santunan kepada warga kurang mampu di sekitar Tamanan Banguntapan Bantul. Tujuannya hanya untuk berbagi kepada sesama,” jelasnya.

Selain memberikan santunan kesempatan tersebutjuga digelar latihan prestasi untuk sejumlah ayam. Mulai dari kelas, 2,6 kg,  2,8 kg, 3 kg, 3,2 kg, 3,4 kg dan 3,6 kg. Mbah Joyo mengatakan, program latihan prestasi tersebut sengaja digelar untuk meningkatkan nilai jual ayam. Tetapi tidak kalah penting dari program itu adalah melepaskan stigma bahwa setiap ada ayam itu berkonotasi judi. Padahal dalam latihan prestasi ini justru ingin melakukan pemberdayaan lewat budidaya ayam. 

"Mereka akan kami dorong untuk melakukan budidaya ayam, hasilnya jika dikelola dengan baik sangat menjanjikan, misi itu yang dari Paguyuban Penghobi Tinju Ayam Putra Mataram terus digencarkan," ujarnya. (Roy)

 

BERITA REKOMENDASI