Mbah Tuginem Hibahkan Ambulans Layanan Covid-19

Hibah ambulan dari Mbah Tuginem menurut Sri Hartini juga bentuk kepercayaan publik kepada Muhammadiyah. Sri Hartini merujuk Profesor Robert Hefner dari Boston University yang berpendapat, Muhammadiyah merupakan kunci keberhasilan Indonesia menjadi satu-satunya negara yang berhasil menjalankan amal sosial dan amal agama sebagai model untuk seluruh dunia. Dia menegaskan, publik setia menyokong gerakan Muhammadiyah karena berhasil membangun kepercayaan melalui akuntabilitas yang amanah.

Setelah peresmian ambulan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan rukti jenazah dan tata laksana evakuasi pasien covid-19 yang diikuti 40 orang relawan MCCC Sewon Selatan, MCCC PCM Bantul dan MCCC Musaba. Narasumber dari RSU PKU Muhammadiyah Bantul terdiri Budi Santosa, Atni Setyaningsih, Bakti Yora dan Suwardiman.

Para narasumber menyampaikan materi seputar pengetahuan penyakit Covid-19 beserta varian virus dan vaksinnya. Manajemen penanganan darurat Covid-19 oleh Muhammadiyah. Selain itu juga pengendalian infeksi dalam penatalaksanaan jenazah dan ambulan, serta praktik rukti jenazah Covid-19.

Ketua MCCC Sewon Selatan Harimawan menjelaskan, pelatihan relawan sebagai upaya peningkatan kompetensi guna mendukung semua program kerja. MCCC Sewon Selatan memiliki program hulu dengan mendidik masyarakat, setiap ahad malam melakukan siaran kanal edukasi covid-19.

BERITA REKOMENDASI