‘Mbangun Desa’, Perbaikan Jalan Rusak di Bantul Harus Diprioritaskan

BANTUL, KRJOGJA.com – Bupati Bantul Drs H Suharsono, blusukan menelusuri jalan pedesaan di Bantul Barat. Pada kesempatan itu, bupati didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bantul, Bambang Guritno SH, Kepala DPUPKP Bantul,Bobot Aiffi Aidin ST MT, Kepala Kominfo Bantul, Ir Fenti Yusdayati MT, Kabag Humas dan Protokol Bantul Suparmadi SIP.

Rombongan melihat dari dekat kondisi jalan di Donotirto Bangunjiwo Kasihan, jalan Jojoran Butuh Triwidadi Pajangan, Jalan Pringgading Sendangsari Pajangan dan jalan Kalinongko Goasari Pajangan. Semua kondisi jalan tersebut sudah rusak dan perlu ada prioritas untuk segera diperbaiki.

“Kalau kondisi sudah rusak seperti ini, memang harus diprioritaskan untuk segera diperbaiki agar tidak menyusahkan masyarakat atau para pedagang yang setiap harinya melewati jalan berbatuan,” ungkap Suharsono, baru-baru ini.

Menurut Bupati, setelah melihat kondisi tersebut maka diketahui di Donotirto jalan sepanjang 3.000 meter ini merupakan jalan Desa. Sehingga untuk perbaikan harus menggunakan dana dari Pembangunan Partisipatif Masyarakat Desa (P2MD). “Karena kondisinya ibarat orang sakit sudah kritis, maka perlu prioritas. Tapi juga harus melalui proses dan prosedur,” tegas Bupati.

Sedangkan jalan di Jojoran yang rusak panjang 800 meter dan Kalinongko 1.000 meter sudah dalam proses lelang. Sementara jalan di Pringgading 500 meter, karena belum diusulkan sehingga harus melalui proses dan prosedur yang harus ditempuh, di antaranya melalui Musrengbang kemudian pendanaannya dengan anggaran perubahan.

Bupati Bantul menjelaskan, pada tahun 2020 ini Pemkab Bantul menganggarkan dana dari APBD Bantul untuk pembangunan infrastruktur di 75 desa se-Bantul, masing-masing desa sebesar Rp 1 miliar. Anggaran tersebut tidak mengganggu penggunaan dana ADD Desa.

Untuk melanjutkan kegiatan blusukan menelusuri jalan pedesaan, Suharsono mengagendakan setiap pekan secara bergantian di wilayah Bantul Timur, Bantul Selatan, Tengah dan lainnya sesuai kondisi dan situasi.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengimplemtasikan motto ‘Bantul Makarya Mbangun Desa’. Karena itu Bupati Bantul mengajak semua warga untuk bersama-sama membangun desanya masing-masing dan saling memberikan masukan, termasuk informasi jalan rusak.(Jdm)

BERITA REKOMENDASI