Membahayakan, Jembatan Barongan Kini Ditutup Total

BANTUL, KRJOGJA.com – Jembatan di Bantul tepatnya Barongan, beberapa waktu lalu masih boleh dilewati oleh warga. Namun kini kondisinya berubah karena sudah diberi tanda pengalihan arus.  

Selain ditutup garis polisi karena ambles, saat ini jembatan Barongan ditutup total bagi kendaraan roda empat dan roda dua. Penutupan jembatan selain untuk perbaikan badan jalan juga untuk membersihkan sampah-sampah bambu yang tersangkut dibawah jembatan. Tampak, Minggu (10/12/2017) para petugas dari Dinas PU dan warga bergotong royong membersihkan sampah tersebut dengan dibantu satu alat berat.  

Badan jalan yang ambles saat hujan deras mengguyur wilayah DIY, kedalamannya sekitar 5 meter dan panjang lubang sekitar 4 meter serta lebar 3 meter bila dibiarkan akan sangat membahayakan. Jembatan tersebut merupakan akses utama warga Kecamatan Imogiri, Kecamatan Dlingo, Kecamatan Pundong dan sebagian warga dari Kabupaten Gunungkidul.  

“Pengennya ya cepet selesai, soalnya satu-satunya jalan di sini buat kemana-mana. Ini kalau pagi dan malam dibuka, sama saja susah lewat, kalau siang ya ditutup begini,” ujar Kepil (51th), warga Barongan. Jembatan yang dikunjungi Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Rabu (29/11/2017) ini rusak akibat banjir luapan sungai setelah diguyur hujan lebat sebagai dampak siklon Cempaka lalu. 

“Ya sampai jembatan selesai diperbaiki. Nggatau sampai kapan. Kemarin kata DPU sampai akhir Desember," tandasnya. (Nur Vitria)

BERITA REKOMENDASI