Mengurai Tantangan Musik Tradisonal di Era Modern

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Paguyuban Karawitan Laras Madumurti begitu melekat dengan Dusun Kembaran Kalurahan Tamantirto Kapanewon Kasihan Bantul. Kehadirannya tidak sebatas melestarikan kesenian warisan pendahulu kampung tersebut. Lebih dari itu, nilai-nilai dari kesenian karawitan coba ditanamkan kepada generasi muda dan masyarakat Kembaran.

Karawitan di dusun tersebut bukalah hal baru. Kesenian yang digerakkan dengan dentuman gamelan tersebut ada sejak dulu, meski baru tahun 2019 kesenian itu dikepyakke setelah mendapat bantuan seperangkat gamelan dari Dinas Kebudayaan DIY lewat dana keistimewaan.

“Kalau berbicara soal riwayat berdirinya kesenian karawitan di Kembaran itu sudah ada sejak dulu. Tetapi baru tahun 2019 setelah mendapat bantuan gamelan itulah kami semakin semangat untuk terus menjaganya,” ujar Manajer Paguyuban Karawitan Laras Madumurti, Wawan Sari Purwanto disela pentas dalam rangka pembinaan sanggar, Sabtu (13/11/2021).

Paguyuban dibawah arahan Wakidi SPd dan Ir Sudjiyem sebagai pelatih dan Wakidi sebagai ketua, Paguyuban Karawitan Laras Madumurti selalu tampil rancak dan apik. Karena masih pandemi, kegiatan digelar dengan prokes ketat.

Dijelaskan, sebelum punya gamelan sendiri warga Kembaran sudah cukup bisa menabuh gamelan. Namun Wawan pun mengakui, sekarang ini spirit warga berlatih karawitan kian tidak terbendung. Tidak hanya kalangan ibu-ibu dan bapak bapak, anak-anak, pemu dan milenial sekarang tengah gandrung ingin berlatih gamelan.

Di Kembaran kata Wawan, sebenarnya tidak hanya kesenian gamelan yang eksis. Namun kesenian jathilan, wayang, mocopat hingga ketoprak hingga kini tetap lestari karena nilai-nilai dalam kesenian warisan nenek moyang tersebut sarat pembelajaran.

Wawan mengatakan, tantangan menjaga karawitan tetap lestari ditengah modernisasi sekarang ialah soal peralatan. “Tantangannya sebenarnya lebih ke pada fasilitas. Jika sarana prasarana ada tentu tidak akan kerepotan soal regenerasi. Seperti di Kembaran ini anak anak, bapak bapak sangat semangat berlatih,” ujarnya.

Bahkan Wawan mengatakan jika dorongan berkiprah pada kesenian karawitan warga Kembaran begitu kuat. Hal tersebut jadi indikasi bahwa karawitan itu merupakan kesenian yang keren.

“Soalnya kalau anak muda sekarang bisa berkesenian karawitan itu sesuatu yang keren luar biasa sekali. Tidak kalah penting, kebudayaan itu sebagai media silaturahmi antar warga sebagai modal memajukan dusun,” ujarnya. (Roy)

BERITA REKOMENDASI