Meningkatkan Daya Imun Keluarga Melalui Tanaman Obat

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UMY menyasar masyarakat Desa Krebet Pajangan Bantul. Dalam program ini tim pengabdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan daya imun keluarga melalui tanaman obat keluarga (toga) berbasis kegiatan PKK Desa Krebet.

Ketua tim pengabdi, Dr. Nur Chayati, S.Kep.,Ns.,M.Kep menyampaikan dalam program ini masyarakat dikenalkan jenis-jenis tanaman toga yang mudah dibudidayakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Selain itu masyarakat juga diajak untuk mempraktekkan penggunaan toga yang ternyata dapat diolah menjadi puding.

“Selama ini masyaakat telah mengenal toga, namun belum memanfaatkan dengan mengolahnya menjadi sumber makanan lain yang juga menunjang bagi kesehatan. Misalnya jahe, ternyata juga bisa diolah menjadi pudding dan memiliki cita rasa nikmat serta baik bagi kesehatan,” ungkap Nur Chayati yang juga dosen dari Prodi Magister Keperawatan Program Pasca Sarjana UMY tersebut.

Ia menambahkan, jahe dipilih karena tanaman ini dapat dikreasikan dalam bentuk apapun dan rasa asli jahe tetap terasa. Selain itu olahan jahe bisa dinikmati oleh semua usia mulai dari anak hingga lansia.

Pengelola PKK Desa Krebet, Tatik menyatakan sangat berterimakasih dengan bentuk kegiatan ini. Ilmu yang diberikan sangat membantu karena sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

“Ibu-ibu PKK bisa mengingat kembali tentang toga serta mendapatkan tambahan pengetahuan terbaru terkait manfaatnya. Puding yang dipraktekkan juga bisa diterima oleh masyarakat karena rasanya enak dan mudah dibuat,” katanya.

Dalam program ini dosen dan mahasiswa memberikan 100 bibit toga yang terdiri dari jahe putih, jahe biasa, kunyit, kencur, seledri, cocor bebek, kemangi, daun mint dan lainnya. Diharapkan bibit yang diberikan dapat dikembangkan masyara untuk dimanfaatkan menjadi olahan bagi keluarga. (Van)

UMY

BERITA REKOMENDASI