Meningkatkan Produktivitas Warga Kepuh Kulon Melalui Almeera Emping

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Masa pandemi yang hampir setahun berlangsung tak boleh menyurutkan masyarakat untuk tetap produktif dalam beraktivitas. Justru dalam kondisi seperti ini masyarakat dituntut untuk lebih berkembang agar sektoir perekonomian di tengah masyarakat terus berjalan.

Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UMY melakukan pendampingan kepada masyarakat di Kepuh Kulon Wirokerten Bantul. Selama ini warga memproduksi emping yang terbuat dari biji melinjo dengan skala rumahan.

“Dalam kondisi pandemi seperti saat ini warga tetap produktif, namun mereka kesulitan dalam hal pemasaran. Itulah mengapa kami hadir melakukan pendampingan untuk membantu masyarakat keluar dari permasalaha itu,” kata Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-PPM, Fadia Fitriyanti, Dr., S.H., M.Hum., M.Kn didampingi Sekretaris Kelompok KKN-PPM, Rosi Parwati kepada KRJOGJA.com, Sabtu (27/02/2021).

Beberapa hal yang dilakukan pada dosen dan mahasiswa yang tergabung dalam KKN-PPM UMY ini. Diantaranya dengan mengemas hasil olahan menjadi lebih menarik dengan memberi label nama dengan brand Almeera Emping.

Selain itu tim pengabdi juga mengajarkan kepada masyarakat tentang pemasaran digital agar Almeera Emping dapat dikenal luas oleh masyarakat melalui Instagram. Dalam konten instagram almeera_emping juga diisi dengan foto-foto produk hasil produksi agar masyarakat tertarik dengan olahan tersebut.

“Pendampingan ini dilakukan bersama mitra UMKM dan organisasi sosial dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas di era pandemi dengan program kerja yang menjadi media dalam praktiknya. Kami berharap apa yang kami lakukan ini bermanfaat dan masyarakat dapat menerapkannya untuk meningkatkan perekonomian,” pungkasnya. (Van)

BERITA REKOMENDASI