Menjadikan Cuci Tangan Sebagai Gaya Hidup

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Momentum peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada pedagang dan pengunjung Pasar Imogiri Bantul, Jumat (20/10/2017). Melalui kegiatan itu diharapkan mencuci tangan setiap akan dan sesudah menjalankan aktivitas menjadi sebuah gaya hidup.

Program yang diprakarsai PT Unilever Indonesia Tbk, Persada dengan dukungan PT BP Kedaulatan Rakyat Group tersebut ternyata mampu mengedukasi masyarakat. Dalam acara itu juga hadiri Kasi Pendapatan Dinas Perdagangan Bantul, Hartini SIP MM.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantul, Erna Kusmawati Suharsono mengatakan, gerakan mencuci tangan bagi pedagang dan pengunjung pasar sangat penting, karena semua aktivitas seseorang dimulai dari tangan. "Pola hidup bersih sehat  sangat dibutuhkan dan itu sangat penting bagi pedagang, pengunjung pasar," ujar Erna.

Direktur Persada Widiandayani mengatakan, Hari Cuci Tangan Sedunia yang jatuh pada 15 Oktober harus dijadikan kesempatan untuk melakukan edukasi kepada pengunjung dan pedagang pasar di Imogiri. Menurutnya cuci tangan bagi orang yang berkecimpung dilingkungannya pasar harus dilakukan. "Kami ingin memberikan edukasi kepada pedagang dan pengunjung dan masyarakat umum betapa pentingnya cuci tangan," ujarnya.

Menurut Widiandayani pasar sangat rentan dengan beragam penyakit yang bisa menjangkit pengunjung dan pedagang. Widiandayani mengatakan, merujuk penelitian Organisasi Kesehatan Dunia bahwa pasar tradisional berisiko tinggi untuk menjadi sasaran penyebaran penyakit, salah satunya flu burung. (Roy)

BERITA REKOMENDASI