Merayakan Kemenangan Tak ‘Lebay’, Pelantikan Lurah Terpilih 21 November

BANTUL, KRJOGJA.com – Tiga puluh calon lurah desa terpilih hasil Pemilihan Lurah Desa (Pilurdes) 2018 serentak di Bantul segera dilakukan pelantikan. Menurut Kabag Administrasi Pemerintah Desa Bantul H Jazim Azis SH, pelantikan 30 lurah desa terpilih direncanakan 21 November 2018 secara bersamaan di Pendapa Parasamya Komplek Pemkab Bantul.

"Saat ini masih dalam proses Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melaporkan hasil perolehan suara kepada bupati lewat camat masing-masing. Setelah dinyatakan sah, bupati membuat Surat Keputusan (SK) pemberhentian lurah desa maupun PJ lurah desa yang sekarang masih bertugas, disusul SK untuk pelantikan 30 lurah desa terpilih," urai Jazim Aziz, Selasa (16/10).

Jazim mengaku puas terhadap hasil Pilurdes 2018 serentak di Bantul. Hal ini karena semua bisa berjalan lancar dan aman, tanpa insiden yang berarti serta partisipasi pemilih lebih tinggi dari pilurdes serentak sebelumnya. Partisipasi pemilih Pilurdes serentak 2018 mencapai 80 persen. Sementara hasilnya, dari 30 desa tersebut terdapat 22 incumbent yang kembali berlaga. Dari jumlah itu sebanyak 13 incumbent berhasil mempertahankan kursi jabatannya, sedangkan yang 9 incumbent tumbang.

Calon incumbent yang bertahan yakni Ngadimin SH (Argorejo), Wisnu Ardi (Tamantirto), Agus Purwoko (Trimurti), Supriyanto (Poncosari), Wahyudi Anggoro Hadi (Panggungharjo),Yudi Hahrudin (Sumberagung), Topo (Parangtritis), Siti Fatomah (Sabdodadi), Sarjaka (Baturetno), Rahmawati Wijayaningrum (Wirokerten), Dwi Yuli Purwanti (Girirejo), Mulyana (Srimartani), dan Juweni (Sitimulyo). Sedangkan 9 incumbent yang tumbang ialah Ony Octavani (Ngestiharjo), Muh Suharto (Guwosari), Nur Ikhsanto (Srihardono), Daru Kisworo (Panjangrejo), Pujiastuti (Wonolelo), Welasiman (Terong), Poniyat (Mangunan), Suradi (Temuwuh), dan Zubaidi (Bantul). (Jdm/Aje)

 

 

BERITA REKOMENDASI