Mischka Kampiun Tunggal Putri KU-14 Junio Junior 2022

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Petenis putri asal DKI Jakarta, Mischka Sinclaire Goenadi sukses menjadi kampiun nomor tunggal putri kelompok umur 14 tahun Turnamen Tenis Junio Junior 2022. Petenis berbakat yang memiliki peringkat nasional petenis (PNP) pertama di Indonesia untuk usia tersebut berhasil mengalahkan Milanesa Briana di partai final.

Dalam laga puncak yang berlangsung di Lapangan Tenis Kompleks Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (18/02/2022) kemarin, Mischka yang harus menghadapi rekan se daerahnya, tampil percaya diri sejak set pertama. Tak membutuhkan waktu lama, keunggulan teknik dan fisik mengantarkannya menang dengan skor telak 6-1 di set pertama.

Memasuki set kedua, permainan Mischka yang tak kunjung mengendur, kembali gagal dibendung Milanesa dan kembali menang 6-1 untuk memastikan gelar juara di tunggal putri KU-14 tahun. Permainan apik yang ditunjukkan petenis-petenis muda di ajang Junio Junior 2022 ini mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pelti, Rildo Ananda Anwar.

Menurutnya, permainan yang ditampilkan petenis-petenis junior Indonesia, baik yang masuk kategori KU-10, 12, 14, 16 dan 18 tahun sangat luar biasa. Meski Indonesia tengah dalam kondisi Pandemi Covid-19, namun potensi atlet-atletnya tak menurun, dan bahkan kualitasnya menunjukkan peningkatan.

“Dari kemarin saya melihat permainan petenis-petenis junior ini. Pukulan-pukulan mereka bagus-bagus dan keras, ini memperlihatkan bahwa hasil latihan mereka berhasil dan ditunjukkan di ajang kompetisi seperti turnamen ini. Dari bakat-bakat mereka inilah nanti akan mengganti senior-seniornya yang sekarang ini,” tegasnya.

Untuk hasil pertandingan final lainnya yang digelar kemarin, di nomor tunggal putri KU-16 tahun, gelar juara akhirnya direbut petenis Bekasi, Tiara Naura Nur Azizah setelah di partai final menundukkan petenis Serang, Cylova Zuleyka. Berbeda dengan laga final KU-14 tahun, final di KU-16 tahun ini berjalan ketat dan harus diselesaikan dalam 3 set, 6-4, 3-6, 6-2 untuk kemenangan Tiara.

Sementara itu untuk hasil pertandingan wakil DIY, dua petenis terakhir yang masih bertahan di nomor tunggal turnamen ini, Rais Kusuma (KU-16) dan M Rizky Varelito (KU-18) harus rela terhenti di babak semifinal. Bermain di Lapangan RS DKT, Rais Kusuma harus mengakui ketangguhan petenis Jahfal Munakana asal Sukoharjo dengan skor 1-6, 1-6.

Sedangkan untuk Varel, petenis andalan Kota Yogyakarta ini takluk dari petenis Louis Maha Viro asa DKI Jakarta dengan skor 6-4, 2-6, 1-6. Atas hasil ini, Sekretaris Umum (Sekum) Pengda Pelti DIY, Hari Yuliarto mengaku, saat ini memang kendala utama bagi DIY adalah keberlanjutan dalam pembinaan bagi atlet-atlet mudanya. “Kita tahu sendiri, tenis ini kan olahraga yang membutuhkan biaya tinggi. Tapi kami tetap akan melakukan proses pembinaan dan pelatihan,” tandasnya. (Hit)

BERITA REKOMENDASI