MPRM Gelar Pinuwunan, Warisi Spirit Perjuangan Sultan Agung

Editor: Ary B Prass

BANTUL, KRJOGJA.com – Dipengujung tahun 2021 , Majlis Pinuwunan Rakyat Mataram (MPRM)  menggelar doa bersama di Pendapa Kapanewon Imogiri Kabupaten Bantul.  Kegiatan tersebut digelar setiap malam Jumat Legi. Momentum tersebut bertepatan dengan lahirnya Sultan Agung, jumenengan Sultan Agung serta wafatnya Sultan Agung. Dalam acara pinuwunan tersebut juga dihadiri Penewu Imogiri,  Slamet Santoso  SIP MM,  Ust Salim A Fillah.
Ketua MPRM atau RW Manitro Reksodipuro,  Noor Janis Langga Barana,  Minggu (2/1/2022) mengatakan,  jika dalam pinuwunan tersebut semua tamu undangan mengenakan, kejawen gagrak Ngayogyakarta Hadiningrat jangkep. Sedang disela acara juga diisi Paguyuban mocopat Sumo Ratri Kelurahan Sriharjo.
Noor Janis mengungkapkan,  MPRM digelar setiap malam Jumat Legi.  Sehingga dengan pinuwunan tersebut digelar sarasehan tentang nilai dan makna kepahlawanan yang diwariskan Sultan Agung ketika berjuang.  Karena pada massa itu juga sekaligus  membangun peradaban Islam nusantara.
Sehingga sejumlah pihak hadir dalam MPRM diantaranya,  komunitas-komunitas kebudayaan, kelompok pemerhati kebudayaan Jawa, paguyuban kaum Mataram, kesatuan rakyat Mataram, Forcib Kabupaten Bantu. “Ini semua merupakan unsur-unsur yang selama ini sebagai pemerhati di bidang kebudayaan Jawa,” ujarnya.
Selain itu,  momentum malam Jumat Legi MPRM   menggelar pinuwunan,   bukan berarti ingin kembali ke masa lalu. Tetapi pihaknya menatap masa depan dengan berlandaskan pada spirit perjuangan para tokoh besar seperti Sultan Agung. (Roy)

BERITA REKOMENDASI