MTsN 9 Bantul Beri Bantuan Guru Honorer Terdampak Krisis Covid -19

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Pandemi covid-19 membuat banyak pihak mengalami krisis ekonomi. Hal tersebut juga dirasakan oleh guru tidak tetap (GTT), pegawai tidak tetap (PTT), guru ekstrakurikuler, orang tua siswa dan warga. Menyikapi keadaan tersebut, Kepala Madrasah MTsN 9 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati SAg MM bersama Tim Satgas Covid-19 Gugus MTsN 9 Bantul menggalang dana peduli warga terdampak covid-19.

Atik, panggilan akrab Kepala Madrasah MTsN 9 Bantul menjelaskan bantuan dihimpun dari iuran guru dan pegawai ASN MTsN 9 Bantul, dana ZIS, sumbangan dana komite, donasi pengurus komite. Datang pula donasi orang tua siswa, donasi alumni MTs Lab UIN (sekarang MTsN 9 Bantul), donasi keluarga Bank Syariah Mandiri (BSM), dan donatur lainnya.

“Alhamdulillah terkumpul uang lebih dari Rp 19 juta, serta sembako berupa beras, telur, mi instan, dan minyak goreng. Bahkan ada yang menyumbang sarung, kaos, olahan sambel pecel, dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Donasi yang terkumpul kemudian didistribusikan dalam dua tahap. Tahap pertama, Jumat (08/05/2020) bantuan diberikan kepada GTT, PTT, guru ekstrakurikuler dan sebagian warga sekitar madrasah. Bantuan berupa paket sembako, masker MASEMBA, dan sejumlah uang khusus bagi GTT dan PTT.

Selain bantuan tersebut, Atik menambahkan pihaknya juga memberikan subsidi kuota internet bagi seluruh siswa kelas 9 sejumlah 119 siswa untuk mendukung pelaksanaan ujian madrasah (UMAD) daring, sejak Senin (04/05/2200) hingga Sabtu (04/04/2020).

Pendistribusian bantuan tahap kedua dilaksanakan di MTsN 9 Bantul, Sabtu (09/05/2020), kepada orang tua siswa yang terdampak covid-19. Atik menyampaikan ada 120 paket sembako yang dibagikan.

Sri Hasta Mulyani, perwakilan komite MTsN 9 Bantul memberikan apresiasi kegiatan tersebut. “Saya mewakili orang tua siswa menyampaikan terima kasih atas kepedulian MTsN 9 Bantul kepada guru, orang tua siswa, siswa, dan warga sekitar madrasah,” pungkasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI