Nama Bupati dan Wabup Bantul Dicatut untuk Penipuan

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Nama Bupati Bantul Drs H Suharsono dan Wakil Bupati Bantul, H Abdul Halim Muslih dicatut untuk aksi penipuan, sasarannya pada umumnya pengurus pondok atau panti asuhan. Dengan dalih akan membantu panti, tapi pihak panti diminta meminjamkan uangnya dulu untuk ditransfer ke pondok yang lain.

Seperti Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Mustika Tama Tirtonirmolo, Kamis (24/09/2020) menerima WA yang diterima Sekretaris Panti, Ningrum. Pengirim WA mengaku staf Bupati Bantul Suharsono, mau menggalang dana untuk dibagikan pondok pondok yang ada di Bantul.

Untuk itu pihak panti diminta mengirim data kegiatan dan nomor rekening Bank. Pengirim WA menggunakan nomor HP 62831-1774-5776. Tak lama kemudian, sekretaris panti mendapat lagi kiriman WA dari pengirim yang mengatasnamakan ajudan Wakil Bupati Bantul, bernama Agus.

Katanya saat ini sedang mempunyai program membantu panti yang ada di Bantul, termasuk Panti Mustika Tama. Dana yang akan dibantukan ke Panti Mustika sebesar Rp 10 juta, tapi pihak Panti Mustika Tama diminta mengirim dana ke panti lain Rp 4 juta.

Nanti setelah dikirim akan ditukar sekalian dikirim bantuan yang untuk Mustika Tama. Pengirim WA menggunakan Nomor HP 62813-5899-3381. Tapi karena aksinya tidak wajar, apalagi nomor pengirim WA tidak cocok dengan nomor HP Bupati dan Wakil Bupati, juga nama ajudan Wakil Bupati tidak cocok dengan pengakuan nama pengrim WA, maka pihak Panti Mustika Tama tidak menggubris permintaan penipu.

Menurut Ningrum ,beberapa hari sebelumnya, ia juga menerima WA dari seseorang yang mengaku Wakil Bupati Gunungkidul dengan dalih yang sama. Tapi pihak panti tidak menanggapi.

Sementara Bupati Bantul Drs H Suharsono dihubungi mengatakan, akhir-akhir ini namanya memang sering dicatut orang tidak bertanggungjawab untuk dalih penipuan. Karena itu, warga diminta berhati-hati, jangan mudah diimingimingi keriman uang. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI