Napak Tilas Mengenang Kejayaan Mataram Pleret

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Yayasan Warisan Budaya Mataram Pleret (YWBMP) kembali selenggarakan Gelar Budaya Mataram Pleret untuk kelima kalinya. Kali iniedukasi dan napak tilas kejayaan Kerajaan Islam Pleret menjadi fokusan utama.

Kegiatan yang berlangsung 2-3 September 2017 di Lapangan Sultan Agung Pleret ini pun disemarakkan oleh beragam kesenian, diantaranya jathilan, mocopatan, kirab budaya hingga pagelaran wayang kulit. Pembina sekaligus pendiri YWBMP, Slamet Santosa menjelaskan, Gelar Budaya Mataram Pleret V merupakan suatu serangkaian kegiatan untuk melestarikan serta mengembangkan budaya warisan Kerajaan Islam Pleret.

Sebelumnya, rombongan YWBMP sendiri terlebih dahulu napak tilas dengan berziarah di makam raja Mataram pada Selasa (29/08/2017) lalu. “Kami mengangkat kembali warisan budaya Kerajaan Islam Pleret dengan tujuan melestarikan dan mengembangkan, supaya budaya lestari dan memberikan manfaat pada masyarakat,” ujarnya kepada KRjogja.com, Sabtu (02/09/2017).

Menurut Slamet, Pleret yang dahulunya sebagai ibu kota keraajan membuat kawasan tersebut memiliki potensi sebagai warisan budaya. Bahkan, peninggalan-peninggalan sejarah pun masih dapat dinikmati dengan jelas, seperti halnya yang tersaji disitus Gunung Sentono. Terlebih, kawasan-kawasan di sekitar Pleret hingga kini juga menunjukkan bahwa dahulunya memang terdapat kerajaan Islam.

“Kedhaton, Keputran, Kauman, Segoroyoso, itu nama-nama yang terkait keberadaan Kerajaan Islam Pleret, ” pungkasnya. (MG-10)

BERITA REKOMENDASI