Nihil Dana, BPBD Bantul Tidak Melayani Penyemprotan

Untuk keperluan tersebut BPBD mendapat dana dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) senilai Rp 200 juta. Dana tersebut diantaranya untuk untuk pengadaan peralatan, termasuk alat semprot atau spray, APD dan distinfektan. Tetapi mulai 2021 di BPBD tidak dianggarkan dana untuk keperluan tersebut.

“Karena tidak ada dana untuk pembelian disinfektan, maka pelayanan penyemprotan disinfektan di BPBD dihentikan,” jelas Dwi Daryanto.

Sedangkan peralatannya ,termasuk alat semprot tetap disiapkan di gudang BPBD, jika sewaktu-waktu akan digunakan sudah siap. Relawan yang semula disiapkan untuk penanggulan dan pencegahan Covid-19 sebanyak 2 regu atau 14 personel dikembalikan untuk siaga bencana.

BERITA REKOMENDASI