Objek Wisata di Bantul Mulai Dibuka

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Pemda Bantul secara resmi melakukan uji coba pembukaan seluruh objek wisata di Bumi Projotamansari. Kebijakan tersebut diambil setelah pemerintah pusat menurunkan PPKM dari level tiga ke PPKM level dua di DIY termasuk didalamnya Kabupaten Bantul. Dalam uji coba ini merujuk aturan dibatasi 25 % dari kapasitas.

“Merujuk Inbub No 31/INSTR/2021, sehingga uji coba pembukaan objek wisata dilakukan. Salah satu ketentuannya adalah jumlah wisatawan yang diizinkan berkunjung 25 % dari daya tampung. Selain itu, wisatawan mesti menerapkan prokes ketat. Termasuk aplikasi PeduliLindungi diakses dan atau bisa menunjukkan sertifikat vaksin. Khusus anak dibawah 12 tahun wajib didampingi orang tua,” ujar Kasi Promosi dan Pelayanan Informasi Wisata Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi SE, Rabu (20/10/2021).

Markus menjelaskan terkait ganjil genap diberlakukan Jumat jam 12.00 WIB hingga Minggu jam 18.00 WIB oleh Dinas Perhubungan, ketika uji coba diberlakukan maka petugas Tempat Pemungutan Retribusi kembali diaktifkan. Artinya wisatawan akan dikenakan retribusi masuk objek wisata. “Sudah mulai pembayaran retribusi masuk objek wisata. Semua petugas TPR menjalankan aktivitasnya lagi,” katanya.

Koordinator TPR Parangtritis-Depok, Rohmat Riswanto mengatakan, jika hari pertama uji coba kondisi arus kendaraan cukup ramai lancar. Tetapi dibanding sebelumnya kondisinya lebih padat. “Hari ini pertama kali menarik retribusi dimasa uji coba,” ujarnya.

Terpisah Bupati Bantul, H Abdul Halim Muslih optimis, uji coba pembukaan objek wisata mampu jadi penggerak menuju pemulihan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bantul. Menurutnya, pemulihan ekonomi tereffektif memang sektor pariwisata. “Kita tahu bahwa sektor pariwisata selama ini jadi salah satu elemen dalam mendorong tumbuhnya sektor perdagangan, industri, termasuk sektor pertanian,” ujar Halim.‎ (Roy)

BERITA REKOMENDASI