Olah TKP Bus Tabrak Tebing, 3 Saksi Diperiksa

BANTUL, KRJOGJA.com – Polisi menurunkan Traffic Accident Analysis (TAA) Polda DIY diback up, Korlantas Mabes Polri serta Unit Kecelakaan Sat Lantas Polres Bantul untuk menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus kecelakaan maut maut di Jalan Imogiri- Dlingo Dusun Kedungbuweng Kalurahan Wukirsari Kapanewon Imogiri Kabupaten Bantul ke TKP, Senin (7/1/2022). Olah TKP dilakakukan untuk mengumpulkan data sebagai bahan analisa atas peristiwa tersebut.

Sementara Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga menghimpun data untuk diolah sebelum mengeluarkan kesimpulan. Sebagaimana diketahui dalam peristiwa itu, 13 orang meninggal dunia, termasuk sopir bus Nopol AD 1507 EH, Ferriyanto (35) asal Skip Kadipiro Solo Kota Surakarta menabrak tebing. Sedang 34 orang dirawat di tiga rumah sakit yakni RSPS Bantul, RS PKU Muhammadiyah Bantul serta RS Nur Hidayah.

Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Iwan Saktiadi S.I.K., M.H., M.S mengatakan, jika oleh TKP dilakukan bersama TAA Polda DIY, Korlantas Mabes Polri serta Unit Kecelakaan Sat Lantas Polres Bantul. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mengumpulkan sebanyak mungkin bukti-bukti di lapangan. Tim juga mengumpulkan petunjuk-petunjuk di lapangan.

“Itu menjadi ciri khas kerja Polri dilapangan. Artinya kita tidak akan menyimpulkan secara prematur. Oleh karena itu kita akan mengumpulkan semua bukti itu untuk kita konstruksikan. Apakah yang paling benar, apakah penyebab utama sehingga kecelakaan ini terjadi,” ujar Iwan.

Dalam olah TKP juga dihadiri Kasubdit Gakkum Dit Lantas Polda DIY AKBP Jan Benjamin, S.Sos., M.Sc, Kasat Lantas Polres Bantul AKP Gunawan Setyabudi, Kanit Gakkum Satlantas Polres Bantul, Iptu Maryana SH.

BERITA REKOMENDASI