Operasi Keselamatan, Turunkan Angka Lakalantas

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Operasi Keselamatan Progo 2022 yang digelar selama 14 hari mulai tanggal 1 hingga Senin (14/03/2022) mampu menurunkan angka kecelakaan lalu-lintas di Bantul. Dibanding Operasi Keselamatan Progo 2021, angka korban kecelakaan lalu-lintas juga menurun.

Menurut Ka Posko Ops Keselamatan Progo Polres Bantul, Iptu Effendi Sulistiyanto SH,MM salah satu dampak penurunan angka kecelakaan lalu-lintas di Bantul karena volume kegiatan , seperti penyuluhan, penyebaran spanduk, pengaturan di jalan dan kegiatan lainnya lebih ditingkatkan dibanding kegiatan Ops Keselamatan tahun 2021.

Karena selama Ops Keselamatan Progo 2022 masih dalan pandemi Covid-19 sasaran operasi juga diarahkan ke lokasi objek wisata. Selain memberikan edukasi dan sosialisasi tentang kepatuhan dan Tibcarlantas juga memberikan kesadaran bagi para pengunjung wisata di Bantul agar tetap mematuhi protokol kesehatan, utamanya memakai masker.

Selama kegiatan Ops Keselamat Progo 2022, Satlantas Polres Bantul tetap menjalani operasi rutin bagi pengguna sepeda motor yang melakukan pelanggaran lalu-lintas kasat mata, seperti melampu pengatur jalan, tidak pakai helm keselamatan, memasang knalpot blombongan. “Pengendara sepeda motor yang memasang knalpot blombongan hingga saat ini masih banyak,” jelas Effendi.

Karena penggunaan knalpot blombongan menimbulkan kebisingan dan mengganggu ketenangan orang serta bisa menimbulkan kecelakaan lalu-lintas maka Operasi terhadap pengguna knalpot blombongan di Bantul terus menjadi target operasi.

Seperti Sabtu (12/3) lalu Satlantas Polres menggelar operasi di sejumlah titik jalan berhasil mengamankan 31 knalpot. “Rencana knalpot tersebut akan dimusnahkan bersama dengan barang bukti pelanggaran hukum lainya” pungkas Effendi. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI