Optimalisasi Pengelolaan Sampah, Mahasiswa UAA Inisiasi Pembentukan Komunitas Seni Kriya di Desa Sendangsari

BANTUL, KRJOGJA.com – Sampah plastik saat ini masih menjadi permasalahan lingkungan di Indonesia. Melalui program pengabdian mahasiswa, sampah plastik didaur ulang sehingga menghasilkan suatu produk kerajinan yang dapat meningkatkan nilai jual dan dapat bersaing di pasar global.

Dalam rangka mewujudkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, mahasiswa Universitas Alma Ata (UAA) melaksanakan program di Dusun Jetis, Desa Sendangsari dengan menginisiasi pembentukan SENDAA (Sendangsari-Alma Ata) Craft Community, suatu komunitas pemuda pemudi yang memiliki ketertarikan dalam memanfaatkan sampah plastik menjadi produk industri dan kerajinan rumah tangga.

Pada Minggu (10/10/2021), SENDAA Craft Community menyelenggarakan ‘Workshop Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Produk Kerajinan Rumah Tangga’. Dihadiri oleh para pemuda pemudi Dusun Jetis, pada kesempatan ini telah diberikan pelatihan pembuatan kerajinan rumah tangga berupa pot standing berbahan dasar kawat dan sampah botol plastik.

Workshop ini dibuka dengan sambutan yang diberikan oleh Perwakilan Dukuh Jetis. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi terhadap mahasiswa yang dapat melakukan kegiatan yang sangat bermanfaat dan menginspirasi pemuda pemudi agar dapat memanfaatkan sampah plastik menjadi sesuatu yang bernilai jual tinggi dan memiliki manfaat yang besar dalam upaya pengurangan sampah di Dusun Jetis.

BERITA REKOMENDASI