Optimalkan Penanganan Covid-19, DPRD Desak Cairkan Insentif Petugas Medis

BANTUL, KRJOGJA.com – Guna mengoptimalkan penanganan Covid-19, Fraksi PKS Kabupaten Bantul mendesak Pemkab segera mencairkan insentif bagi petugas medis.

Ketua Fraksi PKS Bantul, Arif Suharyanto, Kamis (16/4) menuturkan dirinya sebagai anggota Komisi B DPRD Bantul mengapresiasi Dinkes yang selama ini mendedikasikan tenaga bagi penanganan Covid-19 secara maksimal.

“Kami mendorong Sekda segera mengurus pencairan insentif bagi petugas medis. Sesuai dengan arahan pusat insentif penanganan Covid-19, bagi dokter umum Rp 10 juta , perawat Rp 7,5 juta dan tenaga kesehatan lain Rp 5 juta. Insentif ini tidak memandang status entah PNS atau non PNS,” jelas Arif.

Dalam Badan Anggaran, pihaknya juga mengaku terus mengkawal posisi anggaran bagi alokasi kesehatan “Kami mendesak eksekutif segera melakukan eksekusi anggaran,” tegasnya.

Ketua DPD PKS Bantul, Amir Syarifuddin menambahkan langkah kecepatan penanganan Covid-19 dengan dibangun RS Lapangan Covid-19 merupakan langkah berani dan positif dalam upaya penanganan maksimal. Untuk mensuport RS Lapangan ini PKS menyatakan siap memberikan support bantuan keperluan yang dibutuhkan dalam RS Lapangan seperti kebutuhan APD dan sebagainya. “Bagi kami urusan kesehatan dan keselamatan adalah nomor satu diatas urusan ekonomi meski keduanya sama-sama penting,” jelas Amir.

Dalam kesempatan ini DPD PKS Bantul juga menyerahkan bantuan APD kepada Dinkes Bantul berupa masker medis, baju hazmat dan overall . (Aje)

Kedaulatan Rakyat (KR) membuka penggalangan dana ‘Dompet KR’ untuk membantu penanganan pasien Covid-19 maupun masyarakat yang terdampak. Para dermawan bisa berpartisipasi dengan cara menyerahkan donasi secara langsung ke Bagian Keuangan KR setiap hari kerja, pukul 09.30- 13.30 (hari libur nasional dan Sabtu-Minggu tutup) Atau transfer ke rekening BRI 0409.01.000135.304 atas nama Kedaulatan Rakyat.

(Mohon bukti foto transfer dikirim via WA ke 0812.2960.972)

BERITA REKOMENDASI