Oswald, ABK Multi Talenta dari SMKN 2 Kasihan

Editor: Agus Sigit

KASIHAN, KRJOGJA.com – Namanya Oswald Arkadion Wibowo siswa kelas XI D SMKN 2 Kasihan Bantul (SMM). Orang melihatnya sebagai Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), tapi ternyata selain bisa bermain musik, ia juga bisa mereparasi dan merangkai peralatan sound system.

“Saya suka musik sejak kecil, alat musik perkusi. Kemudian sekarang kalau pentas main contra bass,” ungkap Oswald yang biasa dipanggil Osa di sekolah-nya, Rabu (13/11). Saat wawancara berlangsung, Osa didampingi sang ibu Ny Agung Wibowo, Kepala SMM Agus Suranto SPd MSn dan guru BK Dra Nunuk Dyah S.Osa menjawab pertanya-an sambil mengerjakan membetulkan speaker dan amplifier. Dua konsentrasi bisa  dilakukannya sekaligus. Osa tahu dirinya beda dengan teman-teman sekolahnya, tetapi tidak tersinggung dan tetap nyaman disekolah karena teman-teman menerimanya dengan baik.

Selain contra bass, Osa juga bisa main piano, karena di SMM siswa wajib menguasai piano. Osa sudah beberapa kali ikut konser orkestra SMM, dan ternyata naluri musiknya peka. Tahu contra bass temannya fals langsung Osa membetulkannya.

“Ketika kelas X, saya suka mata pelajaran Tata Seni Pentas, sedang sekarang mata pelajaran yang saya sukai orkestra,” tutur Osa Awal ketertarikannya pada dunia musik sejak masih SD terutama suara bass. Tentang eletronika, Osa mengaku hanya tertarik pada peralatan yang berkaitan dengan pementasan. Tak tertarik membetulkan televisi, kipas angin dan sebagainya.

“Saya bersyukur, Osa mempunyai bakat musik dan elektronika. Sebaiknya orangtua yang mempunyai anak  ABK bisa menerima kenyataan. Tinggal bagaimana mendidiknya. Saya menyampaikan terimakasih kepada   pihak SMM yang menerima dan memperlakukan Osa dengan baik sama dengan anak yang lain,” harap Ny AgungWibowo.

Agus Suranto menegaskan ABK itu bisa tinggal bagaimana mengarahkannya. Di SMM ada tiga siswa ABK,  mereka semua bisa mengikuti pelajaran danikut konser. “ABK biasanya lebih konsentrasi, lebih fokus  saat pentas. Seperti Osa jika sedang pentas, memainkan contra  bass, semua perhatiannya tertuju di alat musik dan partitur. Ketika seleksi keberbakatan ABK yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, Osa lolos seleksi dan mendapat beasiswa,” ungkapnya.

 

BERITA REKOMENDASI