Pancasila Jangan Hanya Diucap, Tapi Diamalkan

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Sosialisasi empat pilar di Graha Gandung Pardiman Center (GPC) Numpukan Desa Karangtengah Kecamatan Imogiri Bantul diikuti perwakilan dari berbagai elemem masyarakat di DIY, Selasa (22/09/2020). Penekanan terhadap implementasi nilai-nilai Pancasila menjadi salah satu fokusnya.

Hadir dalam acara itu Bupati Bantul Drs H Suharsono, anggota DPRD Bantul dari Fraksi Golkar Paidi SIP, Arny Tyas Palupi, H Suryono SM, Totok Sudarto. Narasumber dalam sosialisasi empat pilar yakni Ketua PDM Bantul Suwandi DS, Ketua DPW PPP DIY, Amin Zakaria SE SH MSi CIL.

Ketua DPD Golkar DIY, Drs HM Gandung Pardiman MM mengungkapkan ideologi Pancasila harus dijadikan genggaman hidup dalam berbangsa bernegara. Pancasila lahir lewat proses panjang dari putra terbaik bangsa, oleh karena itu Pancasila tidak cukup diucapkan namun harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari hari.

“Pancasila itu tidak cukup digembar gemborkan ke sana kemari, tetapi perbuatanya harus mencerminkan nilai -nilai pancasila,” tegas Gandung Pardiman.

Sementara Ketua DPW PPP DIY Amin Zakaria SE SH MSi CIL mengatakan, kemerdekaan merupakan proses dan bukan sebuah peristiwa 17 Agustus 1945 sebagaimana kerap digembar-gemborkan selama ini. Perjalanan bangsa Indonesia merupakan sejarah dari penjajahan 350 tahun. “Kita sebagai pewaris Pancasila harus melaksanakan secara konsisten dan konsekuen,” tegasnya.

Sedang Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bantul, Suwandi DS menjelaskan NKRI merupakan perjuangan panjang dan belum diakui sebagai negara merdeka. Oleh karena itu bangsa ini harus belajar sejarah sekaligus nota protes kepada pemerintah yang akan menghilangkan pelajaran sejarah.

Kegiatan ini Program tersebut diikuti perwakilan dari Laskar Arafat, Pangeran Samber Nyowo, Gerakan Pasukan Anti Komunis (Gepako), Pembela Pancasila Sakti (PPS), Pasukan elite raiders karya setia (Perkasa), AMPI serta AMPG. (Roy)

BERITA REKOMENDASI