Pantai Parangtritis Tetap Akan Dibuka untuk Wisatawan

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Kawasan objek wisata Pantai Parangtritis Kretek Bantul akan tetap dibuka untuk pengunjung setelah sekitar dua bulan lebih ditutup untuk wisatawan, walaupun masa tanggap darurat Covid-19 di DIY diperpanjang hingga 30 Juli 2020. Hal tersebut disampaikan Bupati Bantul, Drs H Suharsono saat dihubungi KRJOGJA.com, Jumat (26/06/2020) terkait keberadaan objek wisata di kawasan wisata pantai selatan.

“Destinasi Pantai Parangtritis tetap akan kami buka setelah dua bulan lebih ditutup untuk umum. Tetapi bagi pengunjung yang masuk ke wisata Parangtritis ada pengetatan wajib protokoler kesehatan,” ungkap Bupati Bantul.

Menurut Suharsono, masyarakat kawasan Pantai Parangtritis sebagian besar mata pencahariannya tergantung dari aktivitas objek wisata, mulai dari pedagang asongan, petugas parkir, penjual mainan, warung makan dan minuman hingga hotel. “Jika Parangtritis dan kawasan wisata pantai di Bantul lainnya kalau tidak segera dibuka, kasihan masyarakat yang kehilangan mata pencaharian,” tambah Suharsono.

Untuk kesiapan pembukaan kembali objek wisata Parangtritis, Satpol PP Kabupaten Bantul melakukan apel kesiapan tugas di depan Pos SAR Parangtritis diikuti 99 personel SAR Linmas wilayah 3 dan 4 yang wilayah tugasnya dari Pantai Parangtritis hingga Pantai Baru, juga diikuti dari TNI-Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Satpol PP Kabupaten Bantul, Yulius Suharta menyerahkan paket peralatan pengamanan pengunjung. Termasuk peralatan pencegahan penularan Covid-19.

Tetapi karena dana untuk operasional di Satpol PP juga dipotong dialihkan untuk penanganan Covid-19, maka tidak semua peralatan bisa dipenuhi. Yohanes menjelaskan, tugas Tim SAR Linmas wilayah 3 dan 4 utamanya melakukan pencarian dan penyelamatan pengunjung jika terjadi kecelakaan laut.

Tetapi Tim SAR Linmas juga melakukan edukasi dan memberikan peringatan kepada pengujung agar tidak bermain di laut jika tidak mengetahui medan. Hal tersebut untuk menekan angka kejadian kecelakaan, bahkan diupayakan nol kecelakaan. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI