Pariwisata Bantul Optimis Hadapi Corona

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Meski berbagai sektor dalam situasi lesu setelah dihantam virus Covid -19, namun Dinas Pariwisata Bantul belum memutuskan menutup objek wisata dari kunjungan wisatawan. Warga masih optimis jika sektor wisata akan berdenyut ditengah kondisi sulit ini.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Drs Kwintarto Heru Prabowo SSos, Rabu (18/3) mengatakan, semua objek wisata di Bantul tetap menerima kunjungan wisatawan ditengah rasa kekhawatiran terhadap wabah Covid-19. Oleh karena itu, pengelola diminta meningkatkan kewaspadaan. “Kami imbau kepada semua pengelola untuk mematuhi protokoler kesehatan selama Covid-19 ini masih merebak,” ujarnya.

Kwintarto sejauh ini sudah memberikan imbauan berkaitan dengan keamanan wisata. Misalnya pengelola bisa menyediakan sarpras untuk kebutuhan cuci tangan.

Pihaknya terus mendorong untuk menerapkan pola hidup sehat. Langkah tersebut lebih baik ketimbang objek wisata ditutup. Terkait dengan menyusutnya angka kunjungan, menurutnya, fenomena penurunan angka wisatawan sebenarnya tidak semata faktor Covid-19.

“Pada Januari – April ini sesuai kalender masuk fase paceklik wisatawan. Karena sekolah tidak libur dan situasi juga baru musim penghujan,” jelasnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul, Dra Annihayah MEng menambahkan pihaknya belum bisa mendata kerugian dampak Covid -19. Tetapi jika melihat data, penurunan jumlah kunjungan tidak bisa direm lagi.

BERITA TERKAIT