Pasar Bantengan Ditutup Tiga Hari, Dinkes Harap SK Bupati Segera Terbit

BANTUL, KRJOGJA.com – Pasar Bantengan Wonocatur Banguntapan Bantul, terpaksa ditutup selama tiga hari mulai Kamis hingga Sabtu (16-18/7) untuk dilakukan strilisasi dengan penyemprotan disinfektan, menyusul diketahui hasil Swab test ada seorang pedagang di pasar tersebut positif Covid-19.

Sebelumnya, Puskesmas Banguntapan II juga dilakukan disinfektasi selama 2 hari, pada Selasa hingga Rabu (14-15/7) karena kasus yang sama, ditemukan petugas kesehatan positif Covid-19. Sedangkan Puskesmas Banguntapan I mengalami kasus yang sama sudah menjalani stririlisasi pekan lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharjo didampingi Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Bantul, dr Sri Wahyu Joko Santoso mengemukakan, sesuai kebijakan nasional, gugus tugas harus meningkatkan tracking (pelacakan), tracing (penelusuran) dan testing (pengujian). “Untuk itu perlu dilakukan secara masif, rapid test untuk skrining dan kepentingan epidemiologi Swab test “polymerase chain reaction” (PCR) untuk penegakan diagnosis dan mengetahui pasien positif sejak dini,” ungkapnya.

BERITA REKOMENDASI