Pascadivonis Positif Covid-19, Begini Kondisi Terbaru Kepala Kejaksaan Negeri Bantul

YOGYA, KRJOGJA.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DIY Dr Masyudi SH mengungkapkan kondisi terkini dari Kepala Kejaksaan Negeri Bantul, Zuhandi SH MH pascadivonis Covid-19 saat ini sudah membaik.  Di sisi lain, pegawai kejaksaan yang sempat membesuk atau kontak langsung saat ini sudah melalukan pemeriksaan dan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

“Kondisi pak Zuhandi sudah membaik dari hari ke hari. Bahkan sudah tidak ada keluhan. Semoga tes berikutnya negatif,” kata Kajati DIY Dr Masyhudi SH kepada KR, Minggu (22/3).

Bagi pegawai kejakasaan yang sempat membesuk atau kontak langsung dengan Kajari Bantul, menurut Kajati DIY, semuanya sudah diminta memeriksakan diri sesuai protokol kesehatan.

Lebih lanjut Masyudi mengatakan sejauh ini belum ada pegawai yang mengeluhkan sakit atau demam.  Dikatakannya, memang ada beberapa pegawai yang sempat membesuk Kajari Bantul, tapi bukan semua kajari di DIY ikut membesuk.

“Bagi pegawai yang membesuk atau kontak langsung, sudah kami minta untuk isolasi mandiri selama 14 hari. Selain itu di jajaran Kejati DIY sudah menerapkan ‘Work From Home’,” jelas Kajati.

Menurutnya, sebelum diketahui terpapar virus korona, beberapa hari yang lalu Kajari Bantul sempat pergi ke Jakarta. Sepulang dari Jakarta, Kajari merasakan sakit sesak nafas dan batuk. Kemudian sempat dirawat di rumah sakit swasta di Bantul.

“Setelah dirawat di rumah sakit, kondisinya membaik dan diperbolehkan pulang. Selang beberapa hari, Kajari Bantul kembali mengeluhkan sakit dan dibawa ke RSUD Panembahan Senopati. Setelah dicek, ternyata positif korona,” ujarnya.

Untuk mencegah penyebaran virus korona, Kantor Kejati DIY dan kejari se-DIY telah dilakukan penyemprotan desinfektan, sediakan sabun atau hand sanitizer dan lainnya. Selain itu juga menyediakan jamu empon-empon bagi pegawai kejaksaan.  “Kami mengajak para pegawai kejaksaan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan dalam rangka mencegah virus korona,” tuturnya. (Sni)

BERITA TERKAIT