Pastikan Vaksinasi Lancar, Dusun Sindet Antar Jemput Lansia

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRJogja.com – Daerah Istimewa Yogyakarta telah mendapat pasokan 250 ribu dosis vaksin AstraZeneca. Kini vaksin tersebut sudah berada di gudang farmasi Dinas Kesehatan DIY. Sementara Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul mengajukan 50 ribu dosis vaksin AstraZeneca kepada Dinkes DIY untuk mempercepat proses vaksinasi lansia di Bantul. Dukuh Sindet Kalurahan Trimulyo Kapanewon Jetis, Muji Widodo bersama Kader Kesehatan Dusun mengamabil kebijakan khusus agar vaksinasi lansia berjalan lancar.

Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian, Kementerian Kesehatan RI, Agusdini Banun Saptaningsih, mengatakan, sekarang baru terjadi kelangkaan vaksin di dunia. Tetapi Indonesia pada April 2021 berada diperingkat ke 10 negara di dunia yang melakukan vaksinasi secara cepat. Dilihat dari aspek negara diluar yang memproduksi vaksin merupakan negara keempat.

“Untuk AstraZeneca kita mendapat hibah dari Covac yang difasilitasi WHO sebanyak sekitar dua juta dosis vaksin. Semua sudah distribusikan ke seluruh provinsi termasuk ke DIY yang dapat jatah 250 ribu dosis vaksin AstraZeneca,” ujarnya disela meninjau pelaksanaan Grand Opening Sentra Vaksin di SMK Kesehatan Bantul, Jumat (28/5)

Vaksin AstraZeneca baru digunakan untuk vaksinasi di Bulan Juni tahun ini. Sedangkan untuk jeda vaksinasi dosis pertama dan kedua selama 12 minggu. Sehingga pada Bulan Agustus akan dikirim lagi vaksin AstraZeneca dari pusat ke DIY.

“Pemerintah kini tengah menggencarkan vaksinasi lansia yang dinilai kurang cepat, karena berbagai faktor seperti kondisi geografis. Kondisi lansia yang sendirian di rumah sehingga diperlukan kerjasama semua stakeholder untuk mempercepat vaksinasi lansia,” jelasnya.

Banun mengatakan, merujuk aturan Menteri Kesehatan, di Bulan Juni vaksinasi akan menggunakan vaksin AstraZeneca yang sudah dinyatakan aman untuk digunakan. “BPOM sudah merekomendasikan vaksin AstraZeneca aman digunakan dan sudah ada rapat Kemenkes dengan Dinas Kesehatan DIY dan kabupaten-kota bahwa mulai Juni vaksinasi akan menggunakan vaksin AstraZeneca,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI