HUT ke-20 PB Pratama Dihadiri Pelatih Timnas Guatemala

Editor: Agus Sigit

⁵BANTUL, KRjogja.com – Perkumpulan Bulutangkis (PB) Pratama yang merupakan anggota Pengkot PBSI Yogyakarta memperingati HUT ke-20 di SKB Banguntapan, Bantul, Senin (4/10). Kegiatan dihadiri para pembina di antaranya Ketuanya H Jhoni Suparman, Sekretaris Vierman Suryanto, Bendahara Nurema Suryanto, pelatih Timnas bulutangkis Guatemala, Muamar Khadafi bersama istri (Runi) yang juga mantan pemain tunggal putri DIY, para pelatih dan atlet serta orang tua atlet yang selalu mengantarkan dan mendampingi putra-putrinya berlatih di klub ini.

Acara HUT ke-20 PB Pratama ditandai pemotongan tumpeng oleh Pembina klub H Jhoni Suparman. Potongan tumpeng tersebut oleh Jhoni Suparman diserahkan kepada pelatih sekaligus Ketua penyelenggara ulangtahun PB Pratama Ahmad Ambhon.Ambhon mengatakan, pada ulang tahunnya ke-20 ini, manajemen mengangkat tema ‘ 20 Tahun PB Pratama Yogyakarta Terus Bergerak Demi Kejayaan Bulutangkis’.

“ Kita menyukuri langgeng dan besarnya PB Pratama. Kita ingin mengembalikan kejayaan PB Pratama,” terangnya.

Menurut Ambhon, dalam memperingati Ultah PB Pratama yang ke-20 kali ini lebih meriah dari peringatan tahun-tahun sebelumnya. “Kalau peringatan tahun sebelumnya diperigati dalam bentuk per-unit latihan. Tapi kali ini kita peringati lebih besar lagi dengan mengumpulkan kelima unit latihan yang ada di PB Pratama. Yang lebih menyenangkan lagi para orang tua atlet dari kelima unit ini begitu kompak dalam menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan acara ulang tahun PB Pratama, di antaranya menyediakan nasi tumpeng dan pembuatan spanduk semuanya dari orang tua atlet,” lanjutnya.

Menurut Ambhon, PB Pratama saat ini memiliki lima unit latihan yang masing-masing unit ditangani ada yang lebih dari satu pelatih. Untuk unit latihan tengah ditangani pelatih Ahmad Ambhon, Sara, Muis, Wisnu Plentong dan Habib. Unit latihan Barat (Wawan). Unit Utara (Ibenk, Rivan dan Zein). Unit latihan Selatan (Arwan) dan Unit latihan Timur (Eko Priyo). “Selain melatih PB Pratama, kita juga melatih para murid dari Panti Asuhan Al Idris Nogotirto, Gamping, Sleman. Ini tentu saja sebagai wujud bakti sosial kita. Bersama pelatih Panti Al Idris Irhab, kita melatih sebanyak 150 murid,” imbuhnya.

Sementara itu, Muamar Khadafi mengharapkan kepada atlet PB Pratama untuk terus berlatih guna meningkatkan prestasi. “Para pemain dari PB Pratama nantinya bisa menjadi generasi penerus para atlet bulutangkis nasional yang ada saat ini,” ungkapnya. (Rar)

 

 

BERITA REKOMENDASI