PDIP Realistis Hadapi Pilkada Bantul

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRJOGJA.com – Ketua DPC PDIP Bantul, Joko Purnomo, menegaskan sebagai partai pemenang Pemilu 2019, tentunya partai tersebut bakal mengusung bakal calon bupati dalam Pilkada Bantul mendatang. Namun penentuan figur yang akan didorong sebagai balon Bupati Bantul keputusan sepenuhnya berada di DPP PDIP.

"Memang PDIP membangun sebuah hubungan intens dengan PKB dan juga beberapa partai lainnya,
tapi sekali lagi saya tegaskan kalau untuk keputusan koalisi sampai dengan khususnya bakal calon, siapa A atau B itu menjadi kewenangan DPP PDIP. Bisa jadi figur dari PDIP Bantul yang dijagokan dalam Pilkada Bantul sebagai sebagai Balon Wakil Bupati," ujar Joko Purnomo, Rabu (8/1).

Menurut Joko, meski PDIP berharap mencalonkan Balon Bupati Bantul. Tapi itu semua pada akhirnya dibicarakan dan di DPP PDIP. ”Kami DPC PDIP Bantul tunduk pada keputusan
DPP," tegasnya. Sehingga nanti jika DPP PDIP memandang itu (kader PDIP jadi balon Cawabup-
red) sebagai sebuah kepentingan yang strategis tentu semua akan dilaksanakan. Meski PDIP sebagai pemenang Pemilu tentu akan bersikap realistis. "Ya itu tadi kita realistislah, itu nanti yang membicarakan antar petinggi-petinggi partai di Jakarta,” jelasnya.

Terkait rekomendasi nama balon Cabup/Cawabup, Joko memperkirakan Februari sudah turun dari
DPP PDIP. Setelah itu, pihaknya langsung menyusun strategi untuk memenangkan Pilkada Bantul. Terkait dengan desakan akar rumput agar Joko Purnomo sebagai balon Cabup hal tersebut wajar. "Kalau saya itu kan kader partai, yang jelas bahwa kader partai itu harus siap melaksanakan perintah partai," jelasnya.

Sebagai ketua partai, tidak harus maju, tapi akan lebih puas dan kebanggaan jika Pilkada mendatang
PDIP yang menang. "Besok itu kita harus memenangkan Pilkada Bantul, calonnya tidak harus saya. Jadi apapun yang menjadi keputusan dan perintah partai akan kita laksanakan," jelas Joko.

 

BERITA REKOMENDASI