Peduli para Veteran, ACT Gelar Layanan Kesehatan & Pemberian Paket Sembako Gratis

BANTUL, KRJOGJA.com – Sekitar 35 orang berusia lanjut menggunakan baju layaknya tentara, dengan penuh semangat tampak berkumpul bertemu dengan teman-temannya yang berpakaian serupa. Mereka ternyata adalah para veteran yang sedang mengikuti pelayanan kesehatan dan pemberian bantuan paket pangan di kantor legiun veteran Kabupaten Bantul, Selasa (1/12).

Acara yang digelar oleh Aksi Cepat Tanggap DIY ini merupakan serangkaian kegiatan yang digelar ACT DIY dalam rangka memberikan apresiasi dan berbagi bahagia bersama para pahlawan veteran.

Koordinator kegiatan, Romadaniarsih menyebutkan rata-rata kini usia para veteran antara 70-90 tahun, salah satunya veteran Supardjo kini usianya sudah menginjak 75 tahun, “Ia pernah dikirim dalam operasi Dwikora di Kalimantan Barat, waktu itu diterjunkan untuk berperang melawan tentara Malaysia yang dibantu pasukan Inggris dan New Zealand,”ungkapnya.
“Ada juga veteran Ponimin (65) ia juga pernah diterjunkan dalam misi perdamaian di Seroja, Timor-Timor,” tambah Romadaniarsih.

Sekretaris Legiun Veteran DIY, Letkol Sudarno menjelaskan dalam definisinya veteran dibagi dalam tiga jenis, yaitu Veteran Pejuang, Veteran Pembela, serta Veteran Perdamaian. Veteran Pejuang sendiri merupakan veteran yang dulunya adalah tentara Indonesia yang berjuang melawan penjajah asing pada era kemerdekaan.

Sementera Veteran Pembela adalah tentara yang berjuang melawan pemberontak di dalam negeri, misalnya pemberontakan PRRI/Permesta atau peran gi Timor-Timor. Sementara yang dimaksud veteran perdamaian adalah tentara Indonesia yang pernah diutus dalam misi perdamaian dunia dibawah payung PBB.

Yang menarik, dalam kegiatan tersebut hampir semua veteran yang hadir mengenakan pakaian resmi veteran, ada juga veteran Supandi (98) yang hadir bersama istrinya, ia mengisahkan dulu pernah berjuang melawan penjajah Belanda di Daerah Kretek, Bantul. “Saya sampai was-was pas Bapak dulu perang di Kretek, padahal orang lain pada mengungsi,” ungkap istri Supandi.

BERITA REKOMENDASI