Pelaksanaan Tarawih Ditiadakan, Bupati Imbau Giatkan Sedekah

BANTUL,  KRJOGJA.com – Sebagian warga di Kabupaten Bantul sepakat  untuk meniadakan kegiatan tarawih berjamaah di masjid-masjid. Sementara itu Bupati Bantul, Drs H Suharsono mengimbau warga yang mampu lebih menggiatkan sodaqoh utamanya saat bulan ramadan.

“Bagi warga yang cukup dan mampu hendaknya membantu yang kurang beruntung dengan menggiatkan sodaqoh dan infaq,” ujarnya disela menghadiri penyemprotan Disinfektan Relawan Harsono-Totok di Masjid Istijabah dan 7 titik lainnya  di Dusun Kadirojo Palbapang Bantul, Minggu (19/4).

Sementara Totok Sudarto, MPd  menuturkan apresiasi atas kesepakatan warga yang secara sadar memerangi Covid-19 dengan memutus mata rantai penyebaran dan tetap berdiam diri dirumah serta menggiatkan PHBS.

Dewan Pengurua Takmir Masjid, Totok S menambahkan  warga kawasannya sepakat memenuhi maklumat pemerintah dengan tidak menyelengarakan shalat tarawih.

“Kegiatan Buka Bersama dan pengajian ditiadakan. Sebagai pengganti dengam kegiatan menyantuni bagi warga terdampak Pandemi Covid-19 seperti buruh , pekerja yang dirumahkan ataupun di PHK dan  warga tidak mampu. Bantuan diberikan dengan wujud paket sembako,” jelasnya.

Selain itu untuk takjil tetap dilaksanakan akan tetapi dibagikan kepada waega terdampak. Agenda tambahan lain dari masjid Kadirojo yakni 15 menit menjelang maghrib diperdengarkan Murottal dari masjid.

“Kami berharap semangat bersodaqoh dan berbagi kepada sesama semakin tinggi,” tegasnya.

Dalam penyemprotan disinfektan juga diberikan bantuan lain oleh relawan Noto berupa telur puyuh untuk peningkatan gizi masyarakat, hand soap, serta masker. (Aje)

BERITA REKOMENDASI