Pelayanan Shelter SMKN 1 Sanden Layaknya Rumah Sakit 

Editor: Ary B Prass

SANDEN, KRJogja.com– Salah satu kunci keberhasilan  memutus mata rantai penyebaran Covid -19 adalah ketersediaan shelter dan sarana prasarana (Sarpras) pendukung termasuk obat. Shelter tidak sekadar  tempat tinggal sementara, tetapi lokasi untuk memulihkan diri dalam pengawasan dokter serta meredam  Covid -19 menyebar.
Dalam kondisi seperti sekarang kepedulian dan kesadaran semua  elemen masyarakat mulai dari RT,  kalurahan, kapanewon hingga kabupaten sangat dibutuhkan.
Koordinator shelter  SMK N 1 Sanden, Kalurahan Srigading Kapanewon Sanden, Sulistiyantoro SH, Minggu (1/8/2021) mengatakan, kapasitas shelter di SMK tersebut mencapai 50 orang terdiri empat ruang.
“Shelter ini berdiri atas inisiatif empat kalurahan yakni Srigading, Gadingsari, Murtigading serta Gadingharjo didukung kepanewon, koramil dan Polsek Sanden,” ujarnya.
Berdirinya shelter tersebut sebagai komitmen untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif dengan gejala ringan. Karena dishelter tersebut warga mendapatkan beragam fasilitas untuk mempercepat kesembuhan.  Mulai dari makan bergizi tiga kali sehari, obat -obatan hingga  oksigen.
“Setiap hari ada dokter dari puskesmas yang rutin mengecek kondisi warga yang menjalani isolasi dishelter,” ujarnya.
Tidak hanya itu, meski sudah di shelter, pihak keluarga juga bisa mengirimkan makanan sesuai keinginan. Bahkan jika pasien harus dirujuk karena kondisi memburuk dari puskesmas memfasilitasi.  Terkait dengan operasional semua ditanggung empat kalurahan di Kapanewon Sanden.
“Shelter ini kami dirikan bersama untuk masyarakat Kapanewon Sanden, silahkan melakukan isolasi di shelter dengan pengawasan dokter,  jaminan makan, obat dan sarpras pendukung lainnya,” jelasnya.
Di shelter tersebut sekarang terdapat 24 warga yang melakukan isoman. (Roy)

BERITA REKOMENDASI