Pelebaran Jalan, 151 Batang Pohon Jalan Bantul Ditebang

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRJOGJA.com – Proyek pembangunan Jalan Bantul segera mulai bulan ini. Nantinya Jalan Bantul mulai Simpang Empat Klodran hingga ke Gapura Bantul dibuat menjadi dua lajur seperti Jalan Jenderal Sudirman Bantul. Sebelumnya jalan tersebut hanya satu lajur cepat dengan dua lajur lambat di sisi kiri dan kanan. Sedang proyek dimulai dengan penebangan pohon disisi kira dan kana jalur itu.

Koordinator Penebangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  Bantul, Giyarto Rabu (11/9)  mengatakan, dalam  penebangan pohon dilaksanakan mulai utara simpang empat Klodran hingga Gapura Bantul. Pihaknya secepatnya merobohkan seluruh pohon di sisi timu setelah itu dilanjutkan dengan penebangan pohon sisi barat.

Sementara itu, Kepala DLH Bantul, Ari Budi Nugroho menjelaskan, jika penebangan dilakukan terkait rehab Jalan Bantul. Merujuk data yang ada, disepanjang jalan itu terdapat 151 batang pohon yang bakal segera ditebang “Ada beragam 7 jenis pohon yakni tanjung, mahoni,  talok, angsana, jati, ketapang, dan waru. Usia rata-rata pohon antara 5-10 tahun,” ujarnya.

Penebangan pohon dilakukan karena revitalisasi Jalan Bantul sepanjang sekitar 500 meter akan segera mulai. Anggaran proyek itu bersumber dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Nasional (APBN) 2019 lewat Satker Pengelola Jalan Nasional (PJN). Sehingga DLH ditugaskan Bupati menebang pohon disepanjang jalan yang akan diperbaiki.

Terpisah Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan  Permukiman Bantul, Eka Budi Santoso mengatakan, proyek pembangunan Jalan Bantul akan mulai bulan ini. Nantinya pelaksana kegiatan dilakukan  Pengelola Jalan Nasional. Namun Pemda Bantul diminta untuk melakukan sejumlah persiapan, termasuk menebang pohon hingga pelepasan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU). “Lebarnya sama dengan jalan yang sudah ada, dan akan selesai Desember 2019 ini,” ujarnya. (Roy)

 

BERITA REKOMENDASI