Pelem Madu jadi Kampung Peyek Terbesar di Bantul

IMOGIRI, KRJOGJA.com – Kampung Pelem Madu Desa Sriharjo Kecamatan Imogiri sudah bertahun-tahun dikenal sebagai pusat industri  rempeyek terbesar di Kabupaten Bantul berbasis masyarakat kecil. 

Sebagai industri kecil, usaha produksi rempeyek mengalami pasang surut ditengah ketatnya persaingan. Kokohnya  kekuatan ekonomi berbasis masyarakat dengan tata kelola sendiri menjadikan Pelem Madu semakin tangguh menghadapi goncangan ekonomi. Namun usaha tersebut cukup rentan dengan kenaikan bahan baku.

Dukuh Pelemadu Sriharjo Imogiri, Sumarji, Rabu (23/10) mengatakan sejak tahun  1994 warga perlahan mulai merintis usaha pembuatan rempeyek. Namun perkembangan sangat pesat terjadi tahun 2004, karena waktu itu pemaran sudah mulai keluar daerah. "Sekarang ini jumlah rumah produksi rempeyek 30 orang,” jelasnya.  

Hingga kini warganya memang fokus untuk memproduksi rempeyek. Usaha tersebut diyakini mampu menyerap jumlah tenaga kerja sangat banyak. Termasuk kesejahteraan warga yang terus mengalami peningkatan.

Slamet salah satu pembuat rempeyek mengatakan, warga sebenarnya sangat membutuhkan pendampingan dalam menjalankan usahanya.  Hal tersebut sangat penting untuk mendorong usahanya lebih cepat berkembang. (Roy)

BERITA REKOMENDASI