Pemahaman Demokrasi Tinggi, Tidak Terjadi Perpecahan di Masyarakat

BANTUL, KRJOGJA.com – Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan/Kapanawon Sedayu, Bantul pada hari ‘H’ coblosan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Bantul 2020, Rabu (9/12/2020) aman dan kondusif. Tidak ganggunan keamanan, baik menjelang coblosan hingga penghitungan suara. Hal tersebut tidak lepas dari kesadaran masyarakat, bahwa pilbup merupakan bagian dari demokrasi untuk memilih pemimpin yang berkualitas dan amanah.

Hal tersebut disampaikan Kapolsek Sedayu Polres Bantul Polda DIY Kompol Ardi Hartana SH MH MM kepada KRJOGJA.com, Minggu (13/12/2020). Selain pastisipasi aktif sekaligus positif masyarakat dalam Pilbup Bantul menjadi penentu kondusifnya kamtibmas, tidak lepas pula kerja sama Polri, TNI, Linmas, jajaran Kecamatan Sedayu, tokoh masyarakat, dan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perhelatan demokrasi tersebut.

Menurut Ardi Hartana, satu hal yang patut disyukuri adalah ditaatinya protokol kesehatan (prokes), baik oleh warga maupun Panitia Pemungutan Suara (PPS) di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS). Masalah penggunaan masker, cuci tangan dengan air mengalir, dan menjaga jarak sekaligus menghindari kerumunan massa (3M) benar-benar diterapkan, guna menghindari penyebaran virus korona. Semua itu tidak lepas dari kesadaran bersama, bahwa di masa pandemi Covid-19 semua pihak harus menaati protokol kesehatan.

BERITA REKOMENDASI