Pemalsuan Air Mineral Sudah Sering Terjadi

Editor: Ivan Aditya

BANTUL (KRjogja.com) – Paska pengungkapan praktik pemalsuan air mineral yang dilakukan Polres Bantul, pihak produsen air mineral yang produknya dipalsukan akan segera datang ke Polres Bantul memberikan bantuan ahli untuk membantu polisi menangani kasus  itu. Hingga kini sudah tiga orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu, mereka bakal dijerat dengan pasal pasal berlapis.

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Anggaito HP SIK mengatakan, setelah rumah produksi pemalsuan air mineral kemasan dibongkar  Kamis (11/08/2016) pekan lalu, Polisi sudah berkoordinasi dengan pihak produsen. Kasus pemalsuan itu sudah beberapa kali terulang, sehingga dari produsen justru akan datang ke Polres. "Mereka sangat  apresiasi, nanti malah akan datang memberikan bantuan ahli untuk membedakan kandungan air, asli atau tidak," ujarnya di Bantul, Senin (15/08/2016).

Anggaito mengungkapkan, pemalsuan di Gamping Sleman itu galon air mineral salah satu merek terkenal diisi yang air sumur dan diedarkan. Dalam waktu dua pekan air akan berubah, bahkan keluar jentik. "Mereka itu (tersangka) ketika mengedarkan sudah tahu toko-toko yang laris, jadi air cepat habis," ujarnya.

Terkait dengan tutup galon, meski bekas tetapi menggunakan tutup asli. Tersangka menyolder dari dalam tutup botol sobek agar bisa disatukan. Setelah menyatu, agar bisa menutup ujung galon, sebelum dipasang maka tutup dimasukkan dahulu ke air panas. Dengan srategi itu produksi air mineral palsu tersebut dapat mengelabuhi konsumen hingga berjalan tiga tahun. (Roy)

BERITA REKOMENDASI