Pemberdayaan UMKM Pande Besi Dusun Jodog Melalui Penguatan Legalitas Izin Usaha dan Digital Marketing

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UMY melakukan penguatan legalitas perijinan badan usaha UMKM dan menguatkan digital marketing kepada para pande besi di Dusun Jodog Gilanghardjo Pandak Bantul. Program ini dilaksanakan dengan memberi wawasan, pendampingan dan menumbuhkan kreatifitas kepada para pelaku UMKM.

Ketua KKN-PPM UMY, Sunarno.,S.H., M.HUm., Ph.D mengatakan kegiatan usaha para pelaku UMKM harus ditingkatkan. Tak hanya sekedar melakukan produksi dan memasarkan saja, namun juga harus memiliki legalitas perizinan dan terobosan dalam sisi penjualan.

“Pola-pola lama seperti itu harus diubah, para UMKM harus berfikir menganai terobosan. Yang tak kalah penting yakni kreatif untuk meningkatkan produksi agar bisa diterima pasar,” kata Sunarno, Sabtu (06/03/2021).

Dalam kegiatan ini Sunarno bersama bersama para mahasiswa KKN-PPM UMY menggelar penyuluhan dan workshop tentang arti penting legalitas ijin usaha dan merek. Sebelum melaksanakan kegiatan tim pengabdi melaksanakan perencanaan, mengumpulkan bahan, menentukan pembicara dan beberapa lainnya hingga melakukan evaluasi.

Tim pengabdi juga membuatkan website bagi para pelaku UMKM untuk pemasaran produk. Dalam kegiatan ini juga dilakukan peluncuran produk yang siap dipasarkan secara online.

Lurah Gilanghardjo, Pardiyono mengapresiasi apa yang dilakukan tim KKN-PPM UMY. Ia berharap program ini mampu menjawab permasalahan UMKM dengan strategi kreatif dan penguatan ijin usaha UMKM pande besi di Dusun Jodog. (Van)

UMY

BERITA REKOMENDASI