Pemerintah Bantul Genjot Perbaikan Infrastruktur Jaringan Irigasi

BANTUL, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten Bantul terus melakukan perbaikan kerusakan jaringan irigasi.  Sejauh ini infrastruktur tersebut menjadi penopang dalam meningkatkan produksi sektor pertanian.  Perhatian lebih terhadap jaringan irigasi, sebagai wujud kepedulian dan komitmen pemerintah terhadap sektor pertanian di Bantul secara umum.                      

"Tahun 2019 ini terdapat 45 Daerah Irigasi (DI) di Bantul  yang kami rehap, setiap tahun pemerintah terus berupaya melakukan perbaikan," ujar Kepala Bidang Sumber Daya Air,  Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPU PKP)  Bantul,  Yitno ST MT, Selasa (20/8/2019).

Yitno mengatakan, jika menilik kondisi fisik jaringan irigasi hingga saat ini cukup memadai untuk menopang kebutuhan air petani.  Meski begitu perbaikan akan tetap dilakukan setiap tahunnya agar kondisi DI makin terjaga. Merujuk data DPUPKP  Bantul,  dari 45 pekerjaan itu, terdiri tebing sungai, avor serta rehab DI. Sementara pembiayaan program tersebut dikafer dari dana APBD dan APBN. Dijelaskan, dari 100 DI di Kabupaten Bantul memang belum semua direhap.  Namun penanganan dilakukan dengan sistem skala prioritas.

Dengan pembangunan berkelanjutan itu, Yitno optimis target mencapai swasembada pangan terealisasi jauh lebih cepat.

Menurutnya, bicara soal pertanian, tanpa didukungan infrastruktur irigasi memadai tidak banyak berarti. Ketersediaan air dalam sebuah pertanian tidak bisa dipisahkan. Oleh karena itu untuk mendorong pertumbuhan bidang pertanian. "Dalam mengembangkan sektor pertanian harus diimbangi perbaikan infrastruktur irigasi, pemerintah Bantul sejauh ini terus berupaya menjaga dan melakukan rehabilitasi agar air bisa sampai tujuan dan ketersediaan air tercukupi ," ujarnya.

Sementara Kelompok Tani Satuhu Dusun Sindet Trimulyo Jetis  kini tengah menyelesaikan rehab jaringan irigasi untuk menopang kebutuhan air area persawahan tersebut. Ketua Kelompok Tani Satuhu, Dwi Rustanto mengatakan, pembangunan jaringan irigasi sangat penting dalam menunjang produksi pertanian. Sejauh ini hasil panen lahan tersebut masih dijadikan tumpuan warga dalam memenuhi kebutuhan pangan. Sementara dalam melaksanan rehab dilakukan secara swakelola dengan memberdayakan warga sekitar . (Roy)

BERITA REKOMENDASI