Pemerintah Hadir Memberikan Kebahagiaan

BANTUL (KRjogja.com) – Giyono tidak menduga sama sekali derajat hidupnya mendadak terangkat pada saat usianya menginjak senja. Pengorbanannya sebagai relawan dalam merebut  kemerdekaan kala itu seolah baru diakui. Lelaki 77 tahun itupun haru melihat rumahnya yang bertahun-tahun dibiarkan tampak kusam kini gagah berdiri.  Lelaki legam itu akan memanfaatkan rumah barunya itu untuk mengasuh cucunya.

"Ini penghargaan dari pemerintah yang tidak pernah terlintas sebelumnya, ini benar-benar membuat hidup saya bahagia. Negara sudah hadir disisa hidup saya ini," ujarnya berbinar disela acara peresmian Program Bedah Rumah Veteran DIY,  kerjasama antara PT KAI Persero,  PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, Ratu Boko,  PT Primissima, PT  Barata Indonesia serta   Korem 072 Pamungkas di Dusun Sengon Modinan Sedayu Bantul, Rabu (17/8/2016).

Giyono mengungkapkan, badannya yang kian renta kini  disibukkan dengan aktivitas penerima tamu di Museum Soeharto ketika veteran tentara Amerika Serikat berkunjung. "Ketika di Museum Pak Harto ada kunjungan veteran tentara Amerika, saya ke sana, itu kesibukan saya." ujarnya. Dengan pekerjaannya itu lelaki bercucu enam ini tidak sedikitpun mengeluh.  Semua kehidupannya dijalani dengan ikhlas seperti ketika berjuang menjadi relawan pejuang Dwikora. Bahkan karakter pantang menyerah dari suami alm Ny Supariyem hingga kini masih tersisa.

Terutama soal ketegasan dan sikap pantang menyerah. Dijelaskan, sebelum dibedah, rumahnya memang sangat sederhana. Tamboknya terkelupas diberbagai sudut, lantainya sederhana. Namun kini Giyono benar-benar merasakan tangan pemerintah datang merengkuhnya menuju kebahagiaan. Peresmian dilakukan  Staf Khusus 1 Menteri BUMN, Sahala Lumban Gaol didampingi Kepala PT KAI (Persero) Daop VI Yogyakarta, Hendy Helmy.

Sementara Dirut PT KAI  Edi Sukmoro mengungkapkan,  bedah rumah bagi veteran merupakan bentuk penghargaan bagi para pejuang perebut kemerdekaan.  Karena sebenarnya negara Indonesia sekarang ini ada karena jerih payah para pejuang.  Sementara pembangunan tidak hanya di Yogyakarta yang berjumlah 23 rumah.  Bedah rumah bagi veteran juga dilakukan di Jawa Barat. (Roy)

BERITA REKOMENDASI