Pemerintah Pangkas Anggaran Dinpar Bantul

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRJogja.com – Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul menyoroti sejumlah aspek untuk dilakukan evaluasi agar tahun 2020 ini menjadi lebih baik. Dengan evaluasi tersebut diharapkan tahun 2020, sektor wisata Bantul makin berkembang sehingga mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.
Sementara kunjungan wisatawan malam tahun baru mencapai 25 ribu orang dan 1 Januari 2020 mencapai 34 ribu orang masuk di Pantai Parangtritis dan Depok. Tahun 2019 lalu ditarget Rp 28,2 miliar dan sudah tercapai per 15 Desember 2019. Pemerintah Bantul memasang target PAD sektor wisata tahun 2020 Rp 32 miliar.

"Ada beberapa hal jadi bahan evaluasi kami selama tahun 2019, diantaranya bagaimana menjaga keberlangsungan objek diluar yang dikelola Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul terus berkembang dan maju. Selain itu berkurangnya anggaran dari pemerintah di tahun 2020 ini tentu menjadi fokus evaluasi bagi kami," ujar Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, Kamis (2/1).

Dengan pemangkasan anggaran dari pemerintah daerah pada tahun 2020 ini tentu dinas mesti berfikir keras. Salah satunya dengan mengoptimalkan adanya CSR guna mensuport program Dinas Pariwisata. Dengan anggaran sekarang ini tidak bisa melakukan pembangunan peningkatan sarana prasarana, tetapi lebih pada perawatan aset yang ada. Dibanding tahun 2019, anggaran 2020 terdapat selisih sekitar Rp 5 miliar.
Tahun 2019 kemarin keseluruhan Dinas Pariwisata mendapatkan kucuran dana segar dari pemerintah sebesar Rp 20 miliar. Jumlah itu Rp 15 miliar dari pemerintah daerah serta ada tambahan Dana Alokasi Khusus dari pemerintah pusat.

Kendati, anggaran dikurangi Kwintarto menjamin tidak mengganggu kinerja dari Dinas Pariwisata. Sejumlah program yang mampu memajukan sektor wisata di Kabupaten Bantul akan terus digerakkan. "Persoalan lain jadi evaluasi kami adalah pemisahan kendaraan besar dan sepeda motor yang lewat simpang tiga pundong atau 'sempalan' Pundong. Karena harus koordinasi dengan instansi lainnya, tetapi jika diberlakukan mampu mengurai mengurai kemacetan sebelum TPR,” jelasnya.

Sementara dihubungi terpisah Koordinator TPR Parangtritis/Depok, Rohmat Ridwanto mengatakan, tanggal 1 Januari 2020, sekitar 34 ribu wisatawan berkunjung ke Pantai Parangtritis dan Depok. Jumlah tersebut melampaui dari angka 30 ribu wisatawan terjadi 29 Desember 2019. (Roy)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI