Pemilahan Sampah Di Dusun Benyo Bermanfaat Bagi Masyarakat Sekitar

SAMPAH merupakan sisa dari suatu barang ataupun produk yang dibuang karena tidak lagi digunakan. Sampah dibedakan menjadi dua jenis, yaitu sampah organik yang mudah terurai secara alami seperti sisa makanan dan kulit buah. Jenis kedua adalah sampah anorganik yang sulit terurai seperti botol plastik, kaca, dan kaleng. Meski sebagai suatu barang yang sudah tidak lagi digunakan, sebenarnya beberapa jenis sampah dapat disulap menjadi barang yang kembali bermanfaat. Pengelolaan sampah yang baik antara sampah organik dan sampah anorganik perlu ditegaskan dan ditaati oleh setiap orang.

“Selain membuat sisa barang menjadi kembali berguna dan bermanfaat, tujuan pengelolaan sampah yang teratur dapat pula mengurangi jumlah sampah yang terus bertambah. Rumah pilah dimana berupa bangunan permanen dan dilengkapi dengan pendingin ruangan alami. Rumah pilah yang ada di Dusun Benyo, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul yaitu Rumah Pilah ‘Muda Raharja’ dengan menempati rumah sepetak yang berukuran tak lebih dari 6 meter persegi,” jelas Tyagita Dianingtyas Sudibyo SE MM, sebagai Dosen Pembimbing Lapangan kegiatan ini.

Di dalam ruangan tersebut, tidak ada brankas seperti di bank yang terisikan uang akan tetapi berisi karung-karung sampah yang telah dipilah-pilah. Sampah plastik, kertas, stryrofoam, kardus dan kemasan botol minuman bekas pakai.

Kegiatan pengumpulan barang bekas (03/10/2021) pada Rumah Pilah ‘Muda Raharja’ biasanya dilaksanakan setiap akhir bulan oleh pemuda-pemudi atau dengan nama lain PAMBE (Paguyuban Pemuda Benyo). Akan tetapi kali ini dilaksanakan bersama dengan KKN dari kelompok tujuh Universitas Alma Ata dan KKN Universitas Negeri Yogyakarta.

“Selain penyelamatan lingkungan konsep pemilahan sampah ini lahir karena kami melihat ada yang menarik dari konsep pemilahan sampah,” kata Arif.

BERITA REKOMENDASI