Pemohon SKCK di Polres Bantul Meningkat

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Selama 3 hari sejak Rabu (04/09/2019) hingga Jumat (06/09/2019), Polres Bantul kebanjiran pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang akan digunakan sebagai lampiran lamaran pekerjaan. Rata-rata 300 orang perhari mengajukan pembuatan SKCK.

Menurut Kaurmin Satintel Polres Bantul, Aiptu Suci Rahayu, sesuai catatan di pelayanan SKCK, sebelumnya rata-rata hanya 50 orang pembuat CKCK dan bukan untuk persyaratan lamaran pekerjaan. Kepada petugas pelayanan SKCK, para pemohon sebagian besar mengaku SKCK tersebut akan dipergunakan sebagai lampiran atau persyaratan lamaran pekerjaan.

Baca juga :

Kekeringan Makin Panjang, Warga Bantul Minta Solusi Terkait Air Bersih
Bantul Lebarkan Pengembangan Minapadi

Paling banyak mereka mengajukan lamaran sebagai driver Gojek, lainnya untuk persiapan melamar pekerjaan di perusahaan swasta dan ada pula untuk lamaran pekerjaan di lingkungan pegawai negeri. "Yang jelas para pemohon SKCK adalah masyarakat pencari kerja," jelas Aiptu Suci.

Sementara arena Job Fair Bantul 2019 di Piramid Hall Jalan Parangtritis Sewon, pada Rabu hingga Kamis (04-05/09/2019) dikunjungi sekitar 2.200 pengunjung pencari kerja. Menurut Kabid Penempatan Kerja ,Perluasan Kerja dan Transmigrasi, Disnakertrans Bantul, Istirul Widilastuti SIP MPa, awalnya target pengunjung arena Job Fair 'hanya' ditarget 2.000 orang.

"Tapi ternyata pengunjung mencapai sekitar 2.200 orang. Mereka mendaftarkan diri di 35 perusahaan peserta Job Fair," ujarnya.

Pencari kerja maupun pengguna kerja masih diberi kesempatan untuk melakukan komunikasi dan penjaringan maupun wawancara, dengan batas waktu selama 3 bulan. Untuk sementara para pencari kerja lewat Job Fair belum disyaratkan menyerahkan SKCK. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI